Cannot use a CONTAINS or FREETEXT predicate on table or indexed view 'cmsPropertyData' because it is not full-text indexed. LEARN > Experts Corner > Fact Vs Fiction | Morinaga Platinum - The Platinum Generation starts here

  • LEARN
  • -
  • Experts Corner

Fact or Fiction

  • Melahirkan anak di rumah sakit adalah keharusan demi keselamatan ibu dan anak.
  • Fiction! Tak selamanya melahirkan di rumah sakit menjadi sebuah keharusan. Jika anak yang dikandung dalam kondisi normal dan kandungan serta kondisi ibu sehat-sehat saja, tak ada salahnya melahirkan di rumah. Tentu, tetap dengan penanganan dokter atau bidan dan ahli yang tepat. Malah, jika dimungkinkan, melahirkan di rumah akan memberi kenyamanan pada ibu karena ia merasa lebih dekat dengan keluarga sehingga ini akan mengurangi rasa sakitnya. Tapi, jika kandungan kurang sehat, memang melahirkan di rumah sakit bisa jadi prioritas utama.
  • Imunisasi tak perlu diberikan lagi pada penyakit yang sudah jarang ada.
  • Fiction! Alasan tidak memberikan imunisasi tertentu karena penyakit yang dicegah sudah jarang atau bahkan tak pernah lagi terjadi adalah alasan yang salah. Sebab, tak berarti penyakit yang langka itu tak akan kembali lagi. Sejarah menunjukkan, jika imunisasi berkurang, maka serbuan penyakit akan meningkat. Apalagi, saat ini batas antar negara bisa ditempuh dengan sangat mudah dengan pesawat, sehingga ancaman penyakit di sebuah negara bisa menyeberang dengan cepat juga ke negara lain. Karena itu, apapun jenis penyakitnya, meski sudah sangat jarang, sangat dianjurkan agar anak tetap diberikan imunisasinya.
  • Makanan sehat dan bergizi serta nutrisi yang terjaga akan memastikan anak sehat, bahkan tanpa perlu imunisasi.
  • Fiction! Memang, menurut beberapa dokter, adanya makanan sehat dan bergizi serta pemberian nutrisi yang berimbang akan meningkatkan daya tahan anak terhadap penyakit. Tapi, ini tak cukup melindungi jika terjadi wabah sehingga anak masih perlu diberi imunisasi. Jadi, akan jauh lebih baik jika anak tetap diberi perlindungan berupa imunisasi sehingga kekebalan tubuhnya makin meningkat, sementara makanan bergizinya akan memberi daya tahan lebih baik lagi.
    Untuk beberapa jenis penyakit yang sudah tak ada lagi, sudah tidak diperlukan imunisasi bagi anak.
  • Kehadiran anak kembar bisa dipengaruhi dari makanan jenis tertentu.
  • Fact! Menurut hasil penelitian Gary Steinman, MD, PhD dalam Journal of Reproductive Medicineyang diterbitkan pada 20 Mei 2006 lalu,jenis protein tertentu ternyata dapat yang menyebabkan naiknya kecenderungan wanita untuk memperoleh bayi kembar. Protein sejenis insulin (IGF) yang ditemukan pada susu sapi dan hewan lainnya diduga dapat meningkatkan kecenderungan tersebut. IGF yang dikonsumsi wanita dapat membuat indung telur menjadi lebih sensitif dan meningkatkan jumlah telur yang diproduksinya. Kadar IGF yang tinggi meningkatkan kesempatan bertahan hidup embrio pada masa pertumbuhan awal sesudah terjadi pembuahan.
  • Kecerdasan anak hanya dinilai dari kepandaiannya di sekolah.
  • Fiction! Kecerdasan anak bisa dilihat dari berbagai macam hal. Prof. Howard Gardener seorang ahli riset dari Amerika mengembangkan model kecerdasan "multiple intelligence". Multiple intelligence artinya bermacam-macam kecerdasan. Ia mengatakan bahwa setiap orang memilki bermacam-macam kecerdasan, tetapi dengan kadar pengembangan yang berbeda. Dalam hal ini, profesor Howard membagi kecerdasan dengan delapan kriteria, yakni kecerdasan linguistik, matematik, visual dan spasial, musik, interpersonal, intrapersonal, kinestetik, dan naturalis.

READ ALL ON 1 PAGE