Pentingnya Inisiasi Menyusu Dini
Belakangan ini, selain program menyusui eksklusif ASI enam bulan, ada juga program yang dikenal dengan nama Inisiasi Menyusu Dini (IMD). Bagi sebagian orang, IMD masih belum cukup popular, bahkan dianggap sulit. Padahal, itu adalah reaksi refleks yang sangat penting bagi anak dan bundanya. Apa sebenarnya IMD dan bagaimana caranya?
Berikut petikan jawaban dari Dr Syarifah Hanum soal IMD:
Q. Apa itu inisasi menyusu dini (IMD)?
A. IMD adalah mulai menyusui dalam waktu 30 menit setelah persalinan (normal) atau 30 menit setelah sadar penuh dari efek anestesi (lahir dengan operasi caesar). Caranya yaitu dengan meletakkan anak pada dada ibunya dan membiarkan sang anak mencari “air kehidupan” pada puting ibunya. Ia akan mencari bau air susu ibunya secara refleks.
Q. Apakah benar itu refleks anak yang menggerakkan?
A. Ya. bayi akan mencari puting susu bila setelah lahir diletakkan di atas perut ibu. Tak mudah memang, tapi refleks bayi pasti akan membimbing ia pada susu ibunya, sebab bau susu pada ibu yang baru melahirkan akan membuat sang bayi mendekat pada ibu.
Q. Apa manfaat dari IMD?
A. Banyak sekali manfaat yang bisa didapat dari IMD. Yang sudah pasti, inisiasi dini mencegah kematian pada bayi. Sebab, menurut berbagai penelitian, 16% kematian neonatus (bayi baru lahir sampai usia 28 hari) bila menyusui dimulai pada hari pertama berhasil dicegah. Bahkan, tingkat hidup bayi bila menyusui dimulai pada jam pertama setelah lahir akan semakin naik prosentasenya.
###
Q. Apakah sang anak tidak kedinginan?
A. Bayi dikeringkan dulu sebelum diletakkan di perut ibu. Suhu ruangan jangan terlalu dingin. Tetapi sebenarnya, proses IMD sebenarnya akan mempertahankan suhu bayi tetap hangat sehingga hal ini akan menenangkan bayi serta meregulasi pernapasan dan detak jantungnya. Tentunya, ini akan mengurangi stres dan tenaga yang dipakai bayi.
Q. Kalau susu tidak keluar bagaimana?
A. Sebenarnya, hal itu tidak mengapa. Jadi, pada proses IMD ini masalahnya bukan mengeluarkan susu sedini, mungkin tapi menyusui bayi sedini mungkin. Sebab, pada kenyataannya, kesulitan menyusui lebih jarang terjadi bila bayi disusui sedini mungkin. Selain itu, hal ini secara emosi akan mengurangi tingkat stres pada ibu pasca melahirkan sehingga justru kemudian akan melancarkan ASI.