Ternyata, melipat kertas atau origami, adalah alat ampuh untuk membuat anak tetap sibuk lho. Apa saja sih manfaatnya?
“Origami sudah lama menjadi senjata andalan saya menghibur Kevin yang masih batita. Terbukti origami bisa sejenak meredakan kerewelan Kevin saat berada di rumah ataupun dalam perjalanan. Sering kali, dengan kertas seadanya--kertas koran, kertas bekas undangan, ataupun kertas HVS bekas--saya buatkan Kevin origami sederhana. Yang paling sering saya buat adalah bentuk kapal, pesawat terbang, dan burung bangau (tsuru). Melihat Kevin tertawa senang menerima 'mainan baru' sungguh membuat hati saya bahagia.” Mama Ira, mengungkapkan pengalamannya.
Mama Ira benar, rasa ingin tahu anak-anak perlu ditumbuhkembangkan secara dialogis, dengan bimbingan orang-orang terdekat, terutama orangtua. Proses dialogis ini dapat menimbulkan sikap kritis terhadap hal-hal baru yang ia lihat dan alami. Rasa ingin tahu itu biasanya lalu diwujudkan dalam tindakan ingin mencoba dan menumbuhkan kreasi. Bersimulasi membuat miniatur seperti membuat pesawat terbang dari kertas, atau mainan mobil dari kayu, merupakan cara untuk menuangkan kreativitas anak-anak.
Tidak jarang di antara mereka mengembangkan kreasinya dengan tekun dan jenius sehingga menemukan keasyikan tersendiri dalam mempelajari model tiruan atau simulasi. Tantangan saat ini adalah bagaimana esensi dan substansi belajar tetap berlangsung dan kreativitas anak terus berkembang, di tengah segala macam mainan buatan pabrik dan mudah dibeli. Barangkali kita masih ingat saat kecil, kreasi atau kenakalan sering mewarnai permainan bersama teman-teman, seperti bermain pasaran (simulasi jual beli), masak-memasak, membuat rumah di atas pohon, atau membuat mainan sendiri.
###
Selain membuat anak tetap sibuk, banyak manfaat lain yang bisa diperoleh dari kegiatan ini. Beberapa manfaat origami bagi anak di antaranya: anak belajar meniru/mengikuti arahan, membaca diagram/gambar petunjuk, belajar kreativitas, berkarya/membuat model, berimajinasi, kerapihan/ketelitian, ketekunan, berpikir matematis dan perbandingan (proporsi), membuat mainannya sendiri yang murah dan lain sebagainya.
Satu hal yang perlu dicatat adalah jangan pernah memandang remeh kemampuan anak Anda. Jika Anda sabar dan tekun mengajarinya cara melipat kertas-kertas itu ke dalam bentuk mainan yang lucu-lucu, lama-lama si kecil juga akan terlatih hingga mampu membuatnya sendiri. “Beberapa kali saya buatkan, saya terkejut sendiri karena ternyata anak saya mampu membuat sendiri pesawat terbang tanpa bantuan saya, bahkan tanpa secara langsung saya ajari. Saya baru sadar kalau selama ini anak saya selalu memperhatikan cara saya melipat kertas untuk membuat pesawat terbang. Waahh, takjub takjub ..!” kata Mellyana, seorang ibu yang memiliki anak berusia 2 tahun. Ia menceritakan pengalamannya dalam blog pribadinya.
Bermain dengan sarana murah meriah sekaligus bisa membangkitkan daya imajinasi anak ternyata bisa terwujud menggunakan origami. Bagaimana tidak murah meriah, bila hanya dengan bermodal kertas, kita sudah bisa membuat berpuluh-puluh macam bentuk lipatan lucu yang menghibur. Bandingkan dengan bila kita harus membelikan mereka mainan berbaterai, yang harga baterainya saja bisa Rp 10.000. Nah, sangat murah dan hemat bukan?
###
Masih banyak lho yang bisa dieksplorasi dari permainan melipat kertas ini misalnya pemilihan bahan kertas (terbaik dari kertas yang tipis) atau warna warna, apa pengaruhnya kalau kapal dibuat dari beraneka warna? atau bentuk yang diberi hiasan hiasan tambahan. Waah, menyenangkan deh pasti, Ma!