Bagaimana memilih mainan anak yang edukatif dan aman untuk bermain di rumah?
Lasti (3), lebih banyak menghabiskan waktu bermainnya di rumah. Ia nyaris tidak punya teman sebaya yang rumahnya berdekatan di kompleks perumahan tersebut. Orangtua Lasti kadang kebingungan mencarikan mainan yang tepat untuknya di rumah, terutama yang edukatif.
Semua anak tentunya senang bermain. Terutama mereka yang masih batita. Sebagai orangtua, kita harus bisa memilih mainan yang mereka sukai sekaligus mendidik. Ada berbagai macam jenis mainan bisa Anda temukan di toko mainan, tapi tidak semuanya baik dan cocok untuk anak Anda, dan tidak semuanya edukatif dan mendukung perkembangan kecerdasan mereka.
Ingat, ketika Anda membelikan mainan, jangan hanya mengatakan “Ini mainannya sayang, sana mainkan.“ Jika demikian, mainan tersebut tidak akan ada artinya bagi anak Anda. Cobalah membuat mainan itu lebih berarti dengan memainkannya bersama-sama.
###
Mainan yang edukatif tidak melulu harus beli, apalagi dengan harga yang mahal. Manfaatkanlah apa yang ada disekitar kita. Ada banyak pilihan mainan menyenangkan yang tepat dan sekaligus menstimulasi motorik serta kognitif si kecil. Tapi yang lebih penting, si kecil harus menikmati jenis permainan tersebut.
Berikut beberapa alternatif mainan yang edukatif yang bisa dikembangkan orangtua di rumah:
Menggambar
Berikan krayon pada mereka, meski belum dapat menggunakannya secara tepat. Saat bermain, tetap awasi dan beritahukan untuk tidak memasukkannya ke dalam mulut. Jenis krayon yang baik, adalah yang pendek, gemuk dan lilinnya tidak mengandung racun. Krayon ini mudah dipegang, tak mudah patah dan tak perlu ditekan terlalu keras di kertas. Pada awalnya, mereka akan membuat coretan seperti cakar ayam. Namun lama kelamaan ia akan mampu membuat garis lurus, lalu bentuk kurva tak beraturan serta bulatan-bulatan.
Bermain Air
Bisa menggunakan kolam renang (bila ada) atau bak di kamar mandi, sehingga tak akan membasahi ruangan lain. Si kecil pasti sudah senang bermain air, Anda tinggal menunjukkan padanya cara menyiram yang benar, membuat ombak di bak atau cipratan-cipratan kecil seperti hujan.
Main air tak hanya bisa dilakukan saat mandi, tapi kapan pun ia mau. Alternatif lain, letakkan baskom atau bak mandi plastik kecil di lantai. Tuangkan sedikit air di dalamnya, sehingga si kecil tidak menumpahkannya ke lantai. Berikan mainan ke dalam air, seperti bola, botol, corong, sendok atau lainnya. Lalu biarkan ia menikmati permainannya itu.
###
Main Pasir
Tak perlu menyediakan lahan khusus, cukup dengan meletakkan sedikit pasir ke dalam baskom atau tempat mandi bayi yang tak terpakai lagi. Alternatif lain, masukkan pasir ke dalam ban mobil bekas. Untuk jenis pasirnya, lebih baik menggunakan pasir perak yang bisa Anda beli, dibanding pasir pantai yang dapat menodai pakaian dan kulit buah hati Anda. Biarkan ia menyapu, menyikat atau menyendoknya. Anda juga bisa memberinya beberapa wadah agar ia bisa membentuk pasir-pasir tersebut.
Nah, bagaimana? Banyak kan permainan sederhana namun menyenangkan buat si kecil. Dan, jangan lupa, tetap dampingi dia sehingga acara bermain benar-benar jadi suasana interaksi yang menyenangkan antara orangtua dan anak di rumah. Ayoo.... Bergembiralah dengan si kecil!