Cannot use a CONTAINS or FREETEXT predicate on table or indexed view 'cmsPropertyData' because it is not full-text indexed. LEARN > Article and tips > Toddlers > Others > Illnesses and Conditions > Gejala Batuk | Morinaga Platinum - The Platinum Generation starts here

  • LEARN
  • -
  • Article and tips

Send to Friends
Print

Gejala Batuk

Hidung berair, bersin, dan hidung tersumbat adalah gejala-gejala batuk. 

Batuk pilek sangat sering terjadi pada bayi dan anak kecil. Penyakit ini mudah menyerang karena anak kecil belum mempunyai kesempatan untuk membangun sistem daya tubuh terhadap berbagai virus batuk pilek.

Penyakit yang muncul sepanjang tahun ini disebabkan oleh lebih dari 100 jenis virus. 

Gejala batuk pilek adalah hidung berair. Mula-mula air yang keluar dari hidung encer, kemudian mengental dan kekuningan.

Si kecil juga bersin dan hidung tersumbat. Kadang-kadang bayi batuk kering dan bertambah parah saat berbaring.

Beberapa bayi juga menunjukkan gejala demam, tenggorokan gatal, keletihan, dan kehilangan selera. 

Masa inkubasi virus ini terjadi dalam satu atau empat hari. Biasanya penyakit ini pulih dalam tempo tiga sampai sepuluh hari.

 

Namun, batuk pilek dapat bertahan lama pada anak kecil.

###

Virus yang menyebabkan batuk pilek biasanya menular dari satu tangan ke tangan lain. Untuk pencegahan, sebelum menggendong atau memberikan sesuatu pada si kecil, tangan harus dicuci bersih dengan sabun, terutama jika Anda sedang batuk pilek.

Tutuplah mulut dan hidung saat bersin atau batuk. Sebaiknya gunakan tisu sekali pakai daripada sapu tangan. 

Untuk mengatasi batuk pilek, Anda bisa mnyedot lendir dengan alat penyedot. Jika lendir sudah kental, cairkan dengan tetes hidung saline yang dijual bebas di apotek.

Bayi harus tidur dalam posisi telungkup dengan kepala ditinggikan agar bernapas lebih mudah.

Tinggikan bagian kepala dengan meletakkan  bantal di bawah kasur agar bayi lebih mudah bernapas.

Jika kondisi bayi makin parah, bawalah ke dokter. 

 

Related Article

Indeks Back to Top