Anak-anak kok senang sekali dengan permen dan es krim, berbahaya gak sih?
Shira (3), suka sekali menyantap es krim. Jeleknya, tiap kali habis makan es krim, besoknya pasti batuk. Padahal, ada yang mengatakan kalau es krim baik jika dikonsumsi anak karena bahan bakunya sebagian besar adalah susu, sehingga menyehatkan.
Damar hampir sama, selain es krim, si kecil berusia dua tahun ini gemar sekali makan permen. Bentuknya yang menarik dan rasanya yang manis, membuat Damar keranjingan makan permen. Belum habis satu di mulut, sudah minta dibukakan bungkus permen yang satunya lagi. Ujung-ujungnya, batuk.
Ibu, permen dan es krim adalah dua jenis makanan yang mudah menarik perhatian anak. Bukan hanya rasa, bentuknya pun disukai si kecil. Yang pasti, segala sesuatu yang dikonsumsi berlebihan, tak terkecuali es krim dan permen, dapat menimbulkan efek negatif. Namun kalau orangtua bisa mengukur kadar atau porsi pemberian kedua jenis makanan tersebut, secara proporsional saja, mudah-mudahan si kecil terhindar efek yang dimunculkannya.
###
Karena dingin, es krim yang sebetulnya menyehatkan sering dituduh menyebabkan flu dan batuk. Padahal bahan baku utama es krim yaitu susu sapi merupakan sumber kalsium yang baik. Kalau mau dirinci lagi, di dalam es krim rata-rata terkandung 60-65% air, 12-16% sukrosa, 8-13% susu skim, 2-6% sirup glukosa, 8-13% lemak nabati, dan 0,1-0,2% hidrat arang. Berarti, es krim juga merupakan sumber protein yang sangat tinggi. Perlu juga diketahui, zat gizi yang terkandung dalam satu porsi es krim berukuran sedang sama dengan 2/3 gelas susu. Jika anak tak doyan susu, coba tawari es krim. Tentu saja pilih es krim berkualitas baik dengan menyeleksi kandungan pemanis, aroma dan rasa, serta pewarna yang aman.
Kemudian, mengenai permen, saat ini dapat kita jumpai beragam jenis permen. Rasanya macam-macam, namun komponen utama permen adalah gula, ada gula alami seperti gula pasir atau gula buatan seperti sakarin atau siklamat. Yang buatan, biasanya punya rasa yang sangat manis dan inilah yang biasanya menjadi penyebab berbagai hal negatif, apalagi jika sampai dicampuri juga dengan pewarna buatan. Kesimpulannya, selain kalori, permen tak memiliki kandungan gizi. Padahal, kelebihan kalori akan ditumpuk dalam bentuk cadangan lemak yang menyebabkan anak kelebihan berat badan.
###
Sama seperti es krim, sebenarnya jika dikonsumsi dalam taraf yang wajar, kedua jenis makanan ini tak kan mengundang penyakit. Karena itu, untuk menyeimbangi permintaan si kecil, berikut beberapa tips yang mungkin bisa dilakukan:
1. Agar anak tidak ketagihan, pandai-pandailah menyiasati variasi menu dan penampilan hidangan sehari-hari.
2. Jangan menyimpan es krim atau permen yang diletakkan pada tempat yang terlihat oleh anak.
3. Ajarkan cara membersihkan gigi seusai makan permen atau berkumur usai makan es krim. Hal ini bisa mencegah kerusakan pada gigi anak.
Yang pasti, yang namanya anak pastilah akan tertarik dengan aneka jenis makanan ”penggoda” tersebut. Untuk itu, penuhilah dulu kadar asupan nutrisi yang berimbang pada anak, baru tawarkan anak makanan tersebut. Dan yang pasti, jangan sampai berlebih ya Bu...