Cannot use a CONTAINS or FREETEXT predicate on table or indexed view 'cmsPropertyData' because it is not full-text indexed. LEARN > Article and tips > Toddlers > Child Development > Physical Development > Pikiran yang Semakin Cerdas | Morinaga Platinum - The Platinum Generation starts here

  • LEARN
  • -
  • Article and tips

Send to Friends
Print

Pikiran yang Semakin Cerdas

Lihatlah, si kecil sudah mampu berlari kencang. Ia pun tak lagi takut berpisah.

”Saya kewalahan deh mengajak Andre ke swalayan. Ia akan lari sana, lari sini. Bukannya dapat belanjaan malah cape mengawasinya berlari-lari. Pernah ia luput dari pandangan dan membuat saya panik. Setelah ditelusuri tiap lorong, gak tahunya Andre sedang asik bernyanyi-nyanyi sembari menyusun kotak permen di salah satu lorong swalayan.”

Pengalaman mama Andre pasti juga pernah Anda alami. Ya, sekitar usia 18 bulan, kecakapan gerak, berbicara, dan berpikir anak mulai ”lepas landas”. Dia akan berlari dengan lebih cepat, berbicara dengan lebih jelas, dan berpikir dengan lebih baik. Kecakapan perkembangan utama pada tahap ini, dan yang membuat kecakapan gerak, bahasa, dan interaksi menjadi lebih baik, adalah perkembangan mental anak. Pada tahap ini si kecil bisa memikirkan konsep di kepalanya sebelum ia melakukan atau mengatakan sesuatu. Kecakapan-kecakapan ini membuat anak batita menjadi orang yang semakin menyenangkan untuk diajak bersosialisasi.

Kemampuan gerak yang berubah dari berjalan menjadi berlari adalah kemampuan gerak yang penting pada tahap ini. Sebagian besar anak batita yang berusia 18 bulan tidak lagi memiliki rasa takut berpisah. Ia akan senang berlari-lari. Pelari pemula ini tidak hanya bergegas dengan lebih cepat, ia berlari dengan lebih aman dibandingkan pada tahap sebelumnya, ketika ia masih harus menyesuaikan diri  untuk mempertahankan keseimbangan. Pada usia ini bahkan ia bisa melihat ke kakinya yang sedang melangkah dan menghindari benda yang menghalanginya.



###

Adegan ini juga pasti mulai Anda hadapi dimana saat Anda membuka pintu rumah, si kecil sudah melesat berlari keluar seperti pesawat jet. Anda pun mulai kewalahan mengejarnya, namun ternyata anak batita menikmati pengejaran itu. Waspadalah pada saat berlari-lari begini ia akan kehilangan keseimbangan, dan mungkin saja akan sering jatuh. Tindakan yang bijaksana adalah jangan memarahi atau menakut-nakutinya agar tidak melakukan lagi hal yang sama, melainkan tetaplah menyemangatinya. Ini penting agar si kecil tidak menjadi pribadi yang penakut. Ia justru akan tampil sebagai pemberani dan penuh percaya diri.

Nah, menjelang ulang tahun kedua, anak batita biasanya mulai bisa menaiki dan menuruni tangga tanpa berpegangan, namun masih dengan cara menaiki dan menuruni anak tangga satu per satu dengan kedua kaki dibandingkan mengganti kaki pada setiap anak tangga.

Si kecil pada tahap ini juga bisa mencoba, dan berhasil, dalam memanjat ke luar boks. Ia dapat melakukan ini dengan kasur yang diletakkan pada posisi paling rendah. Ini adalah tanda bahwa ia tidak bisa lagi ditinggal sendirian dalam boks. Ia sekarang siap untuk pindah ke tempat tidur anak batita.

Related Article

Indeks Back to Top