Anak takut ke kamar mandi bisa karena berbagai sebab, diantaranya karena trauma pernah mengalami kecelakaan di kamar mandi. Untuk itu awasi selalu si kecil saat di kamar mandi.
Riko (3 tahun) pernah terjatuh di kamar mandi, lantai yang licin dan tubuhnya yang dipenuhi sabun tak mampu menjaga keseimbangan, Riko pun terjatuh. Kepalanya sempat terantuk lantai. Alhasil, Riko sekarang susah setiap kali diajak mandi. Mama harus membujuknya sedemikian rupa dengan cara yang menyenangkan. Karena kalau dipaksa, Riko malah menangis. Mungkin si kecil ini masih trauma.
Oleh karena itu Ma, pastikan Anda selalu mengawasi si kecil saat di kamar mandi. Selain itu, perhatikan apakah kamar mandi rumah Anda sudah benar-benar aman bagi si kecil.
###
Apa saja sih batasan kamar mandi yang aman itu? Jawaban dari pertanyaan berikut ini mungkin bisa membantu Anda memastikan sebuah kamar mandi yang aman bagi anak.
• Apakah lantai dilapisi karpet antilicin?
• Apakah peralatan listrik jauh dari air?
• Apakah alat-alat rias dan kosmetik, terutama cat kuku dan pembersih cat kuku serta semprotan penyegar udara, jauh dari jangkauan anak Anda?
• Apakah pintu kamar mandi senantiasa tertutup (untuk mencegah anak batita mengunci dirinya di dalam kamar mandi, lepaskan kunci pintu bagian dalam, atau tempatkan sangkutan kunci di tempat yang tinggi pada pintu bagian luar agar tidak terjangkau anak atau di bagian dalam untuk privasi anda).
• Apakah kloset tertutup dan terkunci? (anak-anak dapat memasukan kepalanya ke dalam kloset)
• Apakah Anda memiliki wadah plastik untuk sabun—bukan kaca?
• Apakah Anda mengosongkan bathtub Anda segera setelah Anda selesai menggunakannya?
###
Dan, tentu saja jangan pernah meninggalkan anak tanpa pengawasan, apalagi di bathtub. Di samping ia dapat terbakar karena tergoda untuk memutar tombol air panas, seorang anak dapat tenggelam di dalam air dengan kedalaman satu inci.
Bagaimana Ma, sudah amankah kamar mandi di rumah?