Cannot use a CONTAINS or FREETEXT predicate on table or indexed view 'cmsPropertyData' because it is not full-text indexed. LEARN > Article and tips > Toddlers > Child Care > Feeding Your Platinum Child > Pilah Pilih Makanan | Morinaga Platinum - The Platinum Generation starts here

  • LEARN
  • -
  • Article and tips

Send to Friends
Print

Pilah Pilih Makanan

Ada apa sebenarnya? Mengapa si kecil tiba-tiba menjadi pemilih, terutama terhadap makanan.

“Pa, Ario mau bubur yang kayak di televisi itu..!” ujar Ario (2 th). Loh, kan Mama sudah bikin sup jagung kesukaan Ario?” Papa mengomentari. “Gak mau ah, Ario maunya bubur itu.” Mama dan Papa pun saling berpandangan. Mereka heran sejak kapan Ario jadi pemilih makanan. Biasanya apa yang Mama sajikan, Ario tak pernah protes.

Ma, Pa, bagi si kecil, mencoba menu makanan baru merupakan sebuah pengalaman baru juga loh bagi si kecil. Ia membutuhkan waktu untuk menyesuaikan diri dengan berbagai tekstur, warna, dan rasa dari variasi menu yang disajikan. Ada memang beberapa anak yang sudah terbiasa dengan pola makannya yang lama, sehingga cenderung jadi sulit untuk mencoba jenis makanan baru.

Secara alami, si kecil memiliki naluri tentang seberapa banyak makanan yang dibutuhkan tubuhnya untuk tumbuh sehat. Jadi, biarkanlah si kecil bebas memutuskan makanan yang diinginkannya dan jangan pernah memaksakan si kecil untuk menghabiskan setiap menu yang disajikan, karena hal itu bisa menyebabkan si kecil menjadi lebih keras kepala dan enggan untuk mencoba makanan lain.



###

Hal penting yang bisa Anda lakukan hanyalah selalu menyajikan variasi menu makanan sehat dan menciptakan suasana makan yang tenang dan nyaman. Nah bagi si kecil yang sudah mulai pilah pilih apa yang hendak di makan, berikut ini tips menghadapinya:

•    Pertama, sajikan variasi menu bergizi yang disesuaikan dengan selera dan usia si kecil.
•    Kedua, kenalkan si kecil pada menu baru secara bertahap. Sebelum beralih, pertahankan satu jenis menu untuk beberapa saat hingga si kecil mulai mengenalinya.
•    Ketiga, hidangkan makanan sesuai dengan takaran porsi anak seusianya
•    Keempat, tanamkan pemahaman bahwa ada beberapa anak yang memiliki selera makan yang sensitif, sehingga tidak mudah baginya untuk menerima jenis makanan baru yang dirasa masih asing baginya.
•    Kelima, usahakan untuk selalu berkreasi menambahkan variasi bahan-bahan makanan bergizi ke dalam menu makanan kegemaran si kecil
•    Keenam, untuk memancing selera makan si kecil, hindari menyajikan makanan yang terlalu manis. Hal tersebut dilakukan untuk mencegah timbulnya masalah kesehatan pada gigi si kecil.
•    Ketujuh, usahakan untuk menciptakan suasana makan yang tenang, hingga perhatian si kecil tidak terbagi ke tempat lain dan terpusat pada makanan yang disajikan.



###

Nah, Ma, Pa, santai saja menghadapi si pemilih makanan ini. Mungkin ada baiknya Mama bertanya terlebih dahulu apa menu makanan yang diinginkan anak pada setiap hari agar Mama tak sia-sia memasak.

Related Article

Indeks Back to Top