Cannot use a CONTAINS or FREETEXT predicate on table or indexed view 'cmsPropertyData' because it is not full-text indexed. LEARN > Article and tips > Toddlers > Child Care > Feeding Your Platinum Child > Makanan Sehat untuk Anak | Morinaga Platinum - The Platinum Generation starts here

  • LEARN
  • -
  • Article and tips

Send to Friends
Print

Makanan Sehat untuk Anak

Anak batita membutuhkan nutrisi yang memadai. Pastikan dalam satu suapan, si kecil mengunyah berbagai kebutuhan gizi sekaligus. 

Di usia satu sampai tiga tahun anak-anak sangat membutuhkan nutrisi untuk menyokong pertumbuhan.

Agar tumbuh sehat dan cerdas, buah hati Anda membutuhkan kalori, protein, vitamin, mineral, karbohidrat, dan serat. Karena biasanya anak hanya makan sedikit, Anda harus memastikan satu suap sendok mengandung beberapa kandungan gizi sekaligus. 

Dalam masa pertumbuhan ini, anak kerap berubah dalam urusan makanan. Pada usia 12 sampai 36 bulan, pola makan anak kerap berganti seperti cuaca.

Terkadang mereka rewel saat makan, ogah menyantap sayur, tidak suka daging, tidak segera menelan makanan dan malah mengulum berlama-lama, serta menunda-nunda makan saat asyik dalam permainan.

Prinsip untuk memenuhi kebutuhan nutrisi anak sebenarnya sederhana. Kebutuhan nutrisi tidak melulu berasal dari jenis makanan yang jelas bergizi, seperti protein dari ikan dan daging atau vitamin C dari jeruk.

Protein dan vitamin juga bisa datang dari makanan yang tidak terduga namun lezat. Bila si kecil tak berselera dengan ikan, Anda bisa menyajikan telur, keju, susu, pasta (terutama dari jenis protein tinggi).

###

Akan lebih efektif jika Anda menyiapkan makanan yang mengandung lebih dari satu kebutuhan nutrisi sekaligus.

Beberapa jenis karbohidrat kompleks seperti roti dan sereal dari bijian utuh, buah, dan sayur  mengandung vitamin, mineral, protein, dan serat, plus kalori. Contoh lain, brokoli mengandung vitamin C dan A sedangkan yoghurt untuk protein dan kalsium.

 Anda juga bisa memberi si kecil berbagai buah yang mengandung berbagai vitamin yang terkandung dalam sayuran hijau dan kuning yang tidak disukai anak.  

 

Related Article

Indeks Back to Top