Gerak reflek pada tahun-tahun pertama si kecil sebaiknya dirangsang ketimbang dibiarkan berkembang sendiri. Karenanya cobalah menstimulasi kemampuan motorik sejak baru lahir.
Pada tahap awal, yang akan dibahas adalah melatih kemampuan motorik anak usia 0-3 bulan. Kemampuan bayi di usia ini sangat terbatas.
Si kecil baru bisa tahap mengepal tangan. Pandangannya pun belum berkembang baik. Kendati demikian, dia sudah bisa melihat objek besar. Pendengarannya juga sudah berfungsi baik. Jika mendengar suara, ia langsung menengok.
Merangsang kemampuan motorik bisa dilakukan sambil bermain. Di antaranya bola-bola kecil aneka warna. Gerakkan bola-bola tersebut ke arah kiri-kanan untuk merangsang perhatiannya dan membuat dia tersenyum.
Lama-lama si kecil senang dan ingin menggapai bola itu. Biarkan si kecil mencoba mengenali bentuk bola dengan menyentuhnya. Si ibu juga mengenalkan warna setiap bola yang dipegang anak.
###
Berikan mainan, boneka atau gambar menarik. Bentangkan tali di antara dua sisi kiri dan kanan tempat tidurnya. Gantungkan mainan, boneka atau gambar menarik dengan posisi persis di atas wajah si bayi.
Pastikan tali terikat erat dalam posisi tegang agar tak jatuh ke wajah bayi. Pilihlah bentuk binatang yang lucu seperti itik, gajah, atau sapi. Gerak-gerakkan gantungan untuk menarik perhatian si kecil.
Jelaskan satu per satu nama-nama binatang dari gambar atau boneka tersebut. Tujuannya agar anak belajar mengetahui perbedaan masing-masing bentuk mainan yang digantung.
Untuk tahap berikutnya, tangan si kecil akan menggapai-gapai mainan yang digantung.
###
Berikan si kecil mainan berupa kerincingan. Rangsang rasa penasaran si kecil dengan menggerakkan kerincingan dan biarkan dia berusaha menggapai dan memegangnya.
Awalnya ditujukan untuk menstimulasi kemampuan indra pendengaran. Setelah menangkap dari mana arah suara itu berasal, otomatis indra penglihatan dan kemampuan refleknya diuji.
Nah ibu-ibu, silakan mencoba !