Cannot use a CONTAINS or FREETEXT predicate on table or indexed view 'cmsPropertyData' because it is not full-text indexed. LEARN > Article and tips > Newborn and Baby > Parenting > Teaching Motoric Skills > Memilih Mainan yang “Menggerakkan” | Morinaga Platinum - The Platinum Generation starts here

  • LEARN
  • -
  • Article and tips

Send to Friends
Print

Memilih Mainan yang “Menggerakkan”

Dunia anak adalah dunia yang sangat dekat dengan keceriaan dan permainan. Sebab, pada masa inilah, berbagai mainan yang diberikan pada buah hati akan menjadi dasar tumbuh kembangnya kemampuan daya pikir dan kecerdasan anak.

“Anak dia pintar karena ditunjang mainan yang mahal-mahal..” Barangkali Anda pernah mendengar orangtua yang berpendapat begitu. Ia mengeluh karena tak bisa memberikan mainan yang baik untuk tumbuh kembang anaknya karena keterbatasan biaya. Padahal, sejatinya, mainan mahal tak selalu menjamin perkembangan otak sang buah hati lo..

Lantas, mainan seperti apa yang pantas diberikan kepada buah hati kita agar pertumbuhan daya pikir dan geraknya baik? Yah, siapa sih yang tak ingin anaknya tumbuh jadi insan yang cerdas dan aktif. Ternyata, bagi anak yang masih di bawah usia satu tahun, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan saat memberikan mainan. Dan, yang jelas, ternyata tak perlu mainan mahal untuk merangsang kecerdasan anak pada masa tumbuh kembangnya itu.

Salah satu hal penting untuk memilih mainan bagi anak usia di bawah tiga tahun adalah kita harus mencari mainan yang mampu merangsang semua inderanya. Baik itu mata, telinga, hingga ke kulit, jika dirangsang dengan mainan yang pas akan membuat sel-sel otak anak berkembang dengan pesat.

###

Agar maksimal, pertama-tama yang kita berikan pada buah hati adalah mainan yang bisa dilihat. Untuk itu belikanlah mainan yang bisa digantung di atas boks tempat tidur. Agar si anak bisa merespon dengan baik, sejajarkan posisi mainan dengan matanya. Dengan begitu ia dapat memerhatikan dengan baik. Pilih mainan yang kontras dan cerah warnanya. Warna-warna seperti ini akan bisa merangsang daya tarik anak.

Kemudian, setelah itu, rangsang pula anak kita dengan mengenalkan mainan yang mengeluarkan suara. Apakah itu suara binatang, kendaraan, suara pesawat, atau suara lain yang mudah dikenali anak. Hal ini bertujuan untuk merangsang kemampuan anak mengenali dan mengingat berbagai suara.

Jika anak makin berkembang, sesekali ajak ia keluar rumah. Jika misalnya selama ini ia hanya mendengar suara kucing dari mainannya, ajaklah langsung untuk mengenali kucing sebenarnya. Hal ini akan makin merangsang pertumbuhan otaknya karena ia akan mengingat secara utuh apa yang sudah diketahui sebelumnya. Dengan cara ini jugalah sang buah hati akan makin berkembang kemampuan motoriknya.

###

Oh iya, sebelum kita mengenalkan mainan, ada beberapa hal yang juga perlu kita ingat. Salah satunya agar jangan memberikan mainan yang bisa dibongkar. Sebab, anak di bawah satu tahun masih suka memasukkan mainan ke mulutnya. Tentu, jika tertelan, ini bisa membahayakan.
Nah, agar aman, pilihlah mainan yang aman dari segi materi pembuatannya. Saat ini, ada beberapa mainan yang diberi label aman dan ada kategorisasi usianya. Kemudian, kalau memberikan mainan, pastikan mainan itu mudah dijangkau sang buah hati. Dengan begitu, ini akan mengurangi risiko cidera saat ingin mengambil mainannya.

Nah bunda… jadi tak perlu mahal kan? Yang penting, pilihlah mainan yang tepat untuk tumbuh kembang kemampuan motorik si buah hati. Selamat bermain dengan anak kesayangan Anda…

Related Article

Indeks Back to Top