Cannot use a CONTAINS or FREETEXT predicate on table or indexed view 'cmsPropertyData' because it is not full-text indexed. LEARN > Article and tips > Newborn and Baby > Others > Safety > Mencegah Cedera Pada Si Kecil | Morinaga Platinum - The Platinum Generation starts here

  • LEARN
  • -
  • Article and tips

Send to Friends
Print

Mencegah Cedera Pada Si Kecil

Bagaimana mengantisipasi kemungkinan cedera pada si kecil?

Cindy (5 bulan) menjerit dan menangis tiba-tiba, padahal sedetik sebelumnya tertawa-tawa bercanda dengan sang mama. Kejadian ini jelas mengagetkan seisi rumah. Usut punya usut, ternyata paha mungilnya sebelah kanan merah dan bentol. Tanpa disadari mamanya, Cindy ternyata digigit semut merah yang entah darimana datangnya.   

Tentu kita tidak menginginkan si kecil cedera karena sebab apapun. Tapi yang namanya mau cedera, siapa yang tahu? Manusia tidak bisa memprediksinya. Tindakan preventiflah yang bisa diusahakan untuk menghindari cedera terjadi. Yang jelas, dengan memberikan perhatian soal beberapa hal yang ada di sekeliling kita, barangkali cedera semacam yang terjadi pada Cindy bisa dicegah.

Berikut ini beberapa kemungkinan cedera yang bisa terjadi pada si kecil serta cara pencegahan yang bisa Anda lakukan:

●Terjatuh dari tempat tidur. Berat ringannya cedera tergantung pada tinggi rendahnya tempat tidur dan bagian tubuh mana yang pertama kali membentur lantai. Bila tangan yang pertama mengenai lantai, kemungkinan anak mengalami terkilir atau kemungkinan terberat adalah patah. Waspadai jika si kecil terus-menerus menangis atau menjerit saat tangannya digerakkan. Cermati apakah setelah terjatuh si kecil mengalami gejala muntah, penurunan kesadaran, atau demam. Segera bawa anak ke dokter untuk mengetahui gangguan yang menimpanya lebih lanjut. Hal yang perlu dilakukan untuk mencegah kejadian seperti ini adalah dengan memaksimalkan keamanan tempat tidur. Saat ini, ada beberapa jenis pengaman tambahan yang bisa dipasang di tempat tidur. Namun, yang lebih perlu dilakukan adalah selalu beri perhatian pada si kecil saat bermain-main atau bahkan ketika tidur di kasur.

 

###


● Benturan dengan bagian penyekat tempat tidur atau tangan terjepit di antara jeruji penyekat. Si kecil bisa mengalami cedera ringan seperti terkilir. Untuk itu, cari penyekat yang kira-kira lebih aman bagi si kecil. Saat ini di pasaran banyak terdapat pengaman yang terbuat dari bahan yang cenderung empuk sehingga lebih aman digunakan pada anak.

● Kesulitan bernapas karena terperangkap dalam balutan tumpukan kain. Bisa jadi si kecil sangat berminat bermain di antara kain-kain atau baju tersebut. Untuk itu, jangan sembarangan meletakkan tumpukan setrikaan baju.

● Menderita alergi akibat bau cat dan pelitur, debu kasur, serat dari boneka, serta berbagai pernik di tempat tidur. Biasanya ditandai dengan sering bersin, biduran, sesak napas, eksim, dan gatal. Untuk itu, yang perlu dilakukan adalah memilih jenis benda yang diberikan kepada anak dengan lebih cermat.

● Diganggu binatang, khususnya serangga kecil yang membahayakan seperti kalajengking, kecoa, semut, atau lipan. Apalagi jika halaman rumah ditumbuhi pohon-pohon rimbun maupun bebatuan yang menjadi tempat bersarang serangga-serangga. Lakukan penyemprotan berkala atau jaga kebersihan sekitar kamar si kecil sehingga binatang pengganggu tidak masuk.


Nah, semoga si kecil aman Bu... Yang jelas, tetap perhatikan si kecil setiap saat ya.

Related Article

Indeks Back to Top