Cannot use a CONTAINS or FREETEXT predicate on table or indexed view 'cmsPropertyData' because it is not full-text indexed. LEARN > Article and tips > Newborn and Baby > Others > Safety > Memilih Kereta Dorong | Morinaga Platinum - The Platinum Generation starts here

  • LEARN
  • -
  • Article and tips

Send to Friends
Print

Memilih Kereta Dorong

Jaman sekarang, kereta dorong bayi atau stroller, sudah merupakan salah satu perlengkapan yang ‘wajib’ dipunyai oleh pasangan muda.

Stroller adalah ‘tangan ketiga’ pasangan muda yang punya batita. Berkat stroller Anda leluasa beraktivitas tanpa harus capek-capek menggendong si kecil ke sana ke mari. Letakkan si kecil di dalam stroller dan dia pun aman dan nyaman berada di dalamnya

Di toko, beragam warna dan macam bentuk stoller dijual. Pasti Anda bingung menentukan pilihan. Untuk mengurangi rasa bingung Anda, kami berikan tips yang akan memudahkan Anda menentukan pilihan yang pas.

Ukuran dan berat
Stroller sangat bervariasi beratnya, ada yang ringan, sedang, dan berat. Apabila Anda termasuk ibu yang aktif, maka sebaiknya pilihlah yang ukurannya tidak terlalu besar dan beratnya tergolong ringan sampai sedang. Juga, pilihlah yang ukurannya rodanya tidak terlampau besar, karena salah-salah roda stroller Anda setiap kali akan tersangkut pada deretan rak baju ketika Anda mengajak si kecil berbelanja di mall! Sebaliknya, kalau Anda tidak terlalu banyak bepergian, stroller yang kokoh dan sedikit agak berat, tidak akan jadi masalah bagi Anda.



###

Penampilan
Sebaiknya tidak memilih stroller yang berpenampilan terlalu ’cantik’, misalnya yang seluruhnya berwarna merah muda dengan renda-renda, sementara Anda belum yakin dengan jenis kelamin janin Anda. Dan juga, siapa tahu kelak anak Anda berikutnya adalah laki-laki! Jadi, untuk pemakaian jangka panjang, pilihlah yang penampilannya netral, bisa untuk si upik maupun si buyung.

Sistem pengaman
Kebanyakan stroller memiliki 3 sabuk atau sistem pengaman yang mengikatkan tubuh si kecil pada stroller. Akan tetapi, pada bayi atau anak batita yang tergolong sangat aktif, 3 sistem pengaman itu kurang memadai. Nah, kalau si kecil sangat aktif, sebaiknya pilih stroller yang menyediakan 5 sabuk atau sistem pengaman, sehingga apapun polah si kecil, dia akan terjamin aman melekat pada stroller- nya .

Bel dan penutup
Beberapa produsen stroller menyediakan beraneka perlengkapan tambahan yang dapat dibeli bebas. Misalnya, bel atau peluit, mainan yang dapat digantung atau dipasang di depan, penutup (cap), bahkan penutup menyeluruh yang terbuat dari plastik tembus pandang. Belilah berbagai perlengkapan tambahan itu sesuai kebutuhan, dan jangan tergiur hanya oleh penampilannya yang menggemaskan.

###

Berikut ini tips aman dan spontan ber-stroller:

  • Hindari menggantungkan tas atau kantong belanja pada pegangan stroller. Sebab bisa-bisa beban barang-barang akan membuat stroller terjungkal ke belakang.
  • Hindari meletakkan benda-benda berat melebihi kapasitas stroller. Hal ini akan mempercepat kerusakan chassis stroller.
  • Hindari letakkan si kecil di dalam stroller tanpa diikat. Terutama saat Anda sedang melakukan aktivitas lain seperti sedang memilih barang saat belanja atau membayar di kasir.
  • Jangan ngebut saat mendorong stroller.
  • Jangan sekali-kali berpikir, si kecil lebih gaya dengan berdiri di atas stroller.
  • Bila memungkinkan, lipat stroller, lalu gendong si kecil saat menggunakan lift. Beri ruang dan tempat bagi orang lain, karena stroller cukup menyita ruang dan tempat.
  • Jangan abaikan kenyamanan orang lain di sekitar Anda saat membawa si kecil di dalam stroller. Misalnya, saat menggunakan eskalator, arahkan stroller  tepat di depan Anda sehingga tidak mengganggu orang di dekat Anda sebelum menapaki eskalator.
  • Setiap kali berhenti, jangan lupa mengunci roda stroller untuk mencegah stroller meluncur sendiri. Kunci rem ini terdapat di setiap roda stroller, biasanya berbentuk seperti pedal. Anda tinggal menurunkan atau menarikkannya.

Semoga bermanfaat ya...

Related Article

Indeks Back to Top