Anak tetap rewel saat digendong? Sudah tepatkah alat menggendong yang Anda pakai?
Menggendong menjadi aktivitas ‘wajib’ para ibu untuk memberikan rasa tenang dan nyaman bagi si kecil. Namun tak jarang banyak anak yang tidak mudah didiamkan dengan digendong kala ia rewel.
“Duh, kenapa ya Anjar malah rewel kalau saya gendong dengan menggunakan gendongan yang menempel dan menghadap ke dada.” Ibu Siska (28) mengeluhkan Anjar, bocah berusia 8 bulan, putranya.
Bu, coba diperhatikan lagi alat untuk menggendong yang digunakan. Bisa saja gendongan tersebut justru membuat anak tidak merasa nyaman. Anak yang sering rewel jarang merasa puas bila ia digendong dengan posisi yang sama terus menerus. Alat untuk menggendong yang terlalu menempelkan anak pada dada ibu akan terlalu membatasi anak, pandangannya menjadi tidak luas.
###
Cobalah memilih gendongan anak yang dapat Anda gunakan mulai ia lahir sampai paling tidak ketika dia berusia dua tahun, sehingga Anda tidak perlu membeli beberapa buah sesuai dengan bertambahnya usia.
Saat ini alat mengendong anak yang diselempangkan (selanjutnya disebut dengan selempang anak) adalah yang paling popular digunakan ibu-ibu di hampir seluruh belahan dunia. Selempang anak ini memang alat menggendong yang paling cocok bagi anak. Namun dalam memilih selempang anak, tetap perlu diperhatikan faktor keamanan dan kenyamanan anak. Aman karena kebutuhan anak terpuaskan, dan nyaman karena dirancang dengan membagi bobot anak ke bahu dan pinggang orang dewasa, bukan punggung dan leher.
Gendongan seperti itu biasanya melapisi semua titik-titik tekanan secara nyaman, khususnya sepanjang punggung dan bahu orang yang menggendong dan di tempat yang dapat menekan dada dan kaki anak saat digendong.
###
Tak jarang kita melihat ibu yang harus menurunkan anaknya dari gendongan saat hendak menyusui. Dengan alat untuk menggendong yang diselempangkan, Anda dapat menyusui dengan mudah dan hati-hati, sementara si kecil tetap nyaman di gendongan.
Dengan memilih gendongan yang tepat, Anda bisa memenuhi keinginan anak untuk makan di waktu-waktu yang kurang menguntungkan. Misalnya, saat Anda tidak memperoleh tempat yang tenang dan sepi, atau saat Anda berada di tempat yang tak memungkinkan untuk duduk, misalnya ketika sedang mengantre di supermarket, dan sebagainya.
Bagi ibu-ibu muda, jangan malu berkonsultasi dengan orang yang telah berpengalaman dalam hal menggendong anak. Mintalah saran dan nasihat mereka dalam hal memilih gendongan. Pinjam, dan uji cobalah berbagai alat untuk menggendong sebelum menentukan pilihan yang terbaik bagi Anda dan anak.
###
Ingat bu, dengan memilih gendongan yang tepat, ibu secara tidak sadar telah melakukan investasi dalam aktivitas merawat anak. Karena alat ini adalah bagian dari proses pengasuhan si kecil. Yuk bu, jangan salah pilih gendongan!