Cannot use a CONTAINS or FREETEXT predicate on table or indexed view 'cmsPropertyData' because it is not full-text indexed. LEARN > Article and tips > Newborn and Baby > Others > Safety > Keselamatan Berkendara Si Kecil | Morinaga Platinum - The Platinum Generation starts here

  • LEARN
  • -
  • Article and tips

Send to Friends
Print

Keselamatan Berkendara Si Kecil

Buatlah perjalanan si kecil menjadi aman dengan memasang kursi mobil untuk anak.

Mengajak si kecil jalan-jalan berkendara adalah saat-saat yang menyenangkan. Orangtua punya banyak bahan untuk mengajarkan si kecil akan banyak hal selama dalam perjalanan. Tapi, pastikan keamanan anak selama berkendara.

Nah, agar perjalanan bersama si kecil selalu terasa aman dan nyaman, cobalah praktikkan beberapa hal berikut ini.

•    Gunakan kursi mobil untuk si kecil
•    Jangan gunakan sabuk pengaman untuk dua orang sekaligus. Anak harus menggunakan sabuk pengaman sendiri.
•    Bagian tengah dari kursi belakang mobil Anda adalah tempat yang paling aman bagi anak. Taruhlah si kecil dan kursinya di situ.
•    Hindari penggunaan sabuk pengaman yang dipasang di pangkuan karena risiko untuk melukai si kecil lebih besar, pilih sabuk pengaman yang diselempangkan di bahu di samping pintu.
•    Ingat, jangan sekali-kali menempatkan anak di kursi depan bila mobil Anda tidak dilengkapi dengan kantong udara.
•    Jangan pernah membolehkan anak untuk dipangku selagi mobil dalam keadaaan bergerak. Hindari godaan untuk tidak mendudukkan anak Anda di kursi mobil walaupun hanya berjalan beberapa blok.

###


•    Jangan pernah membiarkan pintu belakang (dari mobil jenis sedan tanpa ekor dengan pintu bagasi belakang yang bsa membuka ke atas) atau station wagon (mobil yang bagian bagasinya tergabung menjadi satu dengan penumpang belakang) terbuka. Hal ini membuat asap knalpot dapat masuk, dan objek berbahaya mungkin masuk melalui pintu yang terbuka dalam sebuah tabrakan.
•    Jangan mengizinkan anak-anak untuk bermain-main dengan benda tajam seperti pensil atau mainan yang terbuat dari logam selagi mobil berjalan. Benda ini akan menjadi semacam proyektil bila mobil berhenti tiba-tiba.
•    Perhatikan jari-jari kecil buah hati kita. Luka pada jari-jari sering terjadi ketika orangtua menutup pintu tanpa memperhatikan letak tangan si kecil. Biasakan  untuk berhenti dulu sebelum Anda menutup pintu mobil yang mana pun, dan periksalah posisi tangan si kecil.
•    Jangan letakkan barang-barang yang dibeli dari toko atau menaruh sesuatu yang berpotensi menjadi proyektil di samping si kecil atau bahkan melepaskan ikatannya di dalam mobil. Letakkan barang-barang itu di bagasi mobil.


###

Nah, jika semua hal di atas sudah bunda lakukan, yang paling penting lagi adalah selalu tetap berikan perhatian pada anak. Sebab, hal paling aman dan nyaman bagi anak—terutama jika sedang ada dalam perjalanan jauh—siapa lagi kalau bukan orangtuanya? Selamat berjalan-jalan ya...

Related Article

Indeks Back to Top