Cannot use a CONTAINS or FREETEXT predicate on table or indexed view 'cmsPropertyData' because it is not full-text indexed. LEARN > Article and tips > Newborn and Baby > Others > Injuries and Accidents > Potong Kuku si Kecil | Morinaga Platinum - The Platinum Generation starts here

  • LEARN
  • -
  • Article and tips

Send to Friends
Print

Potong Kuku si Kecil

Banyak orangtua baru yang takut-takut memotong kuku anaknya yang baru lahir. Apalagi ada mitos di masyarakat kita bahwa kuku bayi belum boleh dipotong sebelum 40 hari. Karena itu ada satu kebiasaan untuk memakaikan sarung tangan guna melindungi wajah si kecil agar tak tercakar kuku sendiri.

Sudut mata Glen yang baru berusia satu bulan kulitnya terluka, berdarah. Tapi kini sudah kering. ”Itu karena kukunya panjang-panjang. Saya belum berani memotong sebelum 40 hari.” Ratih, Ibu Glen, membagi cerita. Khawatir Glen mencakar wajahnya lagi, kini sarung tangan tak pernah lepas dari tangan Glen, pagi, siang maupun malam

Kondisi tersebut tentu tak bisa dibiarkan terus, Bu. Pemakaian sarung tangan pada anak baru lahir sebenarnya hanya untuk alasan estetika saja. Dari segi medis, sebenarnya kurang dapat dibenarkan. Pemakaian sarung tangan malah akan menghambat perkembangan motorik halus dan indera peraba anak.  Kalaupun ibu terpaksa memakaikan sarung tangan kepada si kecil, sebaiknya jangan lebih dari satu bulan.

Penggunaan sarung tangan bukan berarti tak diperbolehkan. Dalam kondisi tertentu, seperti saat udara dingin atau bepergian, penggunaan sarung tangan justru dianjurkan. Belilah sarung tangan yang aman. Kalau bisa yang berbahan katun sehingga tak menimbulkan alergi, lembut dan tidak memiliki jahitan lepas di dalamnya. Jahitan lepas bisa melilit jari mungil si kecil dan menyebabkannya terluka.


###

Kembali soal kuku si kecil, memang hal itu tak bisa dianggap remeh. Meskipun tampak lunak dan tipis, kuku si kecil biasanya tajam dan cepat sekali tumbuhnya. Karena itu, tak heran banyak orangtua yang khawatir muka si kecil yang masih mulus itu bakal tercakar oleh kukunya sendiri. Untuk itu, memotong kuku anak ada baiknya dilakukan dua hari sekali. Sementara kuku kaki, boleh dilakukan seminggu sekali. Ini karena pertumbuhan kuku kaki tak secepat kuku tangan.

Buang jauh-jauh rasa takut atau khawatir. Selama kita hati-hati dan menggunakan perlengkapan yang tepat, acara menggunting kuku sangatlah aman. Kalaupun terjadi luka, umumnya hanya luka kecil yang segera bisa diobati dengan obat antiseptik.

Demi keamanan buah hati, sebelum kegiatan gunting kuku dimulai, perhatikan alat yang digunakan. Pilih gunting kuku khusus untuk si kecil. Biasanya gunting ini melengkung di bagian ujung agar lebih aman. Namun begitu bukan tanpa risiko lho, Bu. Jadi, tak ada salahnya kita juga menyiapkan obat antiseptik, sedikit air bersih, dan cotton buds.

###



Seusai mandi adalah waktu tepat menggunting kuku, karena kuku dalam keadaan lunak. Lakukan secara hati-hati karena anak tentu selalu bergerak-gerak. Untuk mengatasinya, beberapa orangtua menyiasatinya dengan menggunting kuku saat bayi tidur. Saat tidur, kondisi tangan bayi umumnya terbuka, sehingga kuku pun bisa lebih mudah digunting.

Jadi, sudah dipotongkah kuku si kecil?

Related Article

Indeks Back to Top