Cannot use a CONTAINS or FREETEXT predicate on table or indexed view 'cmsPropertyData' because it is not full-text indexed. LEARN > Article and tips > Newborn and Baby > Others > Injuries and Accidents > Hindarkan Si Kecil Pada Yang Mungil | Morinaga Platinum - The Platinum Generation starts here

  • LEARN
  • -
  • Article and tips

Send to Friends
Print

Hindarkan Si Kecil Pada Yang Mungil

Ketika memilih mainan atau peralatan anak, kembangkan pola pikir tentang keselamatan. Pikirkan cara untuk menggunakannya sebelum membelinya.

Michel (6 bulan) sedang senang-senangnya menggigit segala sesuatu yang dipegangnya. Dua hari lalu, ayah membelikan buku cerita dengan warna-warna mencolok. Meskipun belum mengerti, Michel cukup senang melihat warna-warna dalam buku cerita tersebut. Karena bentuknya yang ringan dan mudah dipegang, Michel kadang dibiarkan memegang sendiri buku tersebut, lantas ia pun mulai menggigit-gigitnya. Saat sang ayah lengah, ujung salah satu halaman buku tersobek karena digigit, dan sobekannya ada di mulut Michel. Untung si ayah cepat melihat, kalau tidak mungkin bisa tertelan.

Nah ayah, lain kali, perhatikan apa yang diberikan kepada si kecil. Pilihlah benda atau mainan yang aman. Hindarkan—utamanya—benda atau mainan yang berbentuk mungil-mungil. Hal ini untuk mencegah agar tidak mudah tertelan atau membuat si kecil tersedak.


###

Berikut ini beberapa tip seputar mainan yang aman:

•    Sebelum membeli atau memberikan mainan kepada seorang anak, periksalah untuk memastikan bahwa tidak ada bagian kecil yang dapat menyebabkan anak tersedak. Sebagai contoh, sepatu boneka, kancing baju, manik-manik, tombol penjepit di dalam mainan yang menjerit, mainan yang diisi dengan butiran-butiran kecil.
•    Pastikan bahwa mainan tidak memiliki bagian tepi yang tajam atau bagian yang mudah masuk ke kulit, dan seringlah  memeriksa bagian yang lepas. Mainan baru yang benar-benar aman mungkin menjadi tidak aman karena rusak akibat sering dipakai.
•    Hindari mainan dengan benang yang tidak aman berada di luar jangkauan, seperti balon, manik-manik, atau objek seperti butiran yang garis tengahnya berukuran kurang dari 1,5 inci.
•    Berhati-hatilah pada mainan yang tipis, rapuh, dan mungkin mudah sobek sehingga meninggalkan tepian yang tajam atau tonjolan yang runcing. Sebelum membeli sebuah mainan, bengkokan mainan itu sedikit untuk melihat apakah plastik itu mudah patah

###


•    Buanglah pembungkus plastik secepat mungkin ketika membuka mainan. Anak senang untuk bermain-main dengan pembungkus ini, seperti halnya dengan kantong pakaian yang dibuat dari plastik, dan mungkin menyebabkan tersedak.
•    Simpanlah mainan dengan baik. Hindari peti mainan dengan tutup yang dapat menutup sendiri karena dapat menimpa anak sehingga menyebabkan luka-luka dan atau tercekik. Engsel penutup harus dapat tetap terbuka walaupun tidak dipegangi. Sebagai ganti kotak mainan, rak mainan lebih aman sekaligus untuk mengajarkan kerapihan kepada anak batita.
•    Terakhir, pastikan bahwa mainan yang ada sesuai dengan tahap perkembangan dan perangai anak. Jika anak adalah seorang pelempar, berikan mainan dari bahan yang lembut atau busa.

Nah ayah, selamat memilih mainan yang aman!

Related Article

Indeks Back to Top