Si kecil tidak bisa diam, padahal kukunya panjang-panjang. Bagaimana agar kegiatan menggunting kuku berjalan mulus?
Lala (6 bln) tiba-tiba menangis keras. Rupanya keningnya tergores, berdarah. Usut punya usut rupanya tergores kuku sendiri.
Ya, memang tak sedikit orangtua yang takut-takut memotong kuku si kecil, khawatir melukainya. Padahal, ada caranya kok. Mama atau Papa bisa memotong kuku si kecil ketika ia sedang tidur, karena pada saat itu telapak tangan si kecil biasanya terbuka. Sementara, bila dalam keadaan terjaga pasti telapaknya mengepal.
Tapi, saat yang paling baik lagi adalah setelah ia mandi. Selain kukunya menjadi lebih lunak, setelah mandi biasanya anak tidur dengan lelap. Sebaiknya, lakukan pula acara potong kuku ini di pagi atau siang hari karena sinar matahari memberikan penerangan yang lebih baik daripada cahaya lampu. Sediakan perlengkapan untuk memotong kuku, seperti alat pemotong kuku, cotton bud, alkohol 70 %, dan emery board (alat kikir kuku yang terbuat dari kertas amplas halus).
###
Perhatikan alat potong kukunya, gunakan hanya yang khusus untuk usia si kecil, seperti gunting khusus yang ujungnya berbentuk bulat tumpul (baby nail scissors), atau baby nail clipper yang bentuknya seperti pemotong kuku dewasa tetapi berukuran kecil dan terdapat pelindung di kedua sisinya.
Ketika menggunting kuku, tekan sedikit bagian jari yang terletak di bawah kukunya, agar tidak luka terkena gunting kuku. Gunting kuku si kecil secara perlahan-lahan. Ada caranya untuk memperkecil kemungkinan Anda melukai jari si kecil, yaitu tak perlu menggunting habis semua kukunya, sisakan sekitar 1 mm. Setelah itu, haluskan ujung-ujung kuku dengan menggunakan emery board. Misalnya, Anda tak sengaja melukai kulit jari si kecil hingga berdarah, tak perlu panik. Tekan luka tersebut dengan kapas yang telah dibasahi dengan alkohol 70 %. Tekan sampai darahnya berhenti keluar.
Lakukan interaksi dan komunikasi saat menggunting. Jangan terlalu terburu-buru. Intinya, aktivitas itu harus dibuat menyenangkan. Entah mengajaknya berbicara atau bernyanyi, jika ia memang sedang terjaga. Dengan demikian, si kecil menganggap aktivitas menggunting kuku bukan sebagai kegiatan menakutkan. Setelah kuku si kecil dipotong, lanjutkan dengan membersihkan kembali jari-jemarinya. Dengan begitu, hasil pengguntingan tidak hanya rapi tapi juga bersih.
###
Kuku anak di bawah satu tahun umumnya cepat memanjang. Itulah mengapa, seusai mandi orangtua harus rajin mengecek kondisi kukunya setiap hari. Jika dilihat terlalu panjang, potonglah segera. Ini karena kondisi kuku setiap anak berbeda. Ada yang cepat panjang, ada pula yang tidak. Ini sangat dipengaruhi faktor bawaan. Ada yang baru tiga hari sudah panjang, tapi ada pula yang setelah dua minggu baru memanjang.
Mulailah untuk tidak lagi percaya pada mitos: kuku si kecil tak boleh dipotong sebelum 40 hari. Akibatnya, tangan si kecil setiap hari dibungkus sarung. Ini jelas keliru. Sebab, selain harus dipotong, tangan dan jari anak harus dibersihkan.