Kulit anak berusia 0-12 bulan sangat sensitif. Sedikit terkena gesekan benda, kulit akan terluka.
Karenanya ibu akan selalu hati-hati dalam merawat si kecil. Selalu berusaha menjaga anak agar terhindar dari kecelakaan sekecil apapun.
Namun sebagaimanapun ibu mencoba, terkadang si kecil terluka benda sekitar. Karena itu, jauhkan benda-benda yang membahayakan dari jangkauan sang buah hati.
Bila terlanjur terjadi luka atau tergores, pertama-tama cuci daerah yang terkena luka dengan sabun dan air.
Kemudian gunakan alat penyemprot yang bersih yang telah diisi dengan air hangat untuk membersihkan luka langsung pada sasaran.
Dengan membasahi daerah luka, maka setidaknya Anda telah membersihkan bagian-bagian yang kotor. Hal ini dapat mempercepat penyembuhan dan mengurangi kemungkinan infeksi.
Jika luka sudah kering, beri obat antiseptik dengan menggunakan cotton bud. Atau bisa juga oleskan krim antibiotik dan bungkus dengan perban.
Ingat, antiseptik atau antibiotik harus selalu ada di kotak obat khusus bayi demi kesehatannya.
Namun jika Anda tidak dapat menghilangkan benda-benda asing dari luka, luka tetap berdarah atau bertambah dalam, segeralah membawa si kecil ke dokter.
###
Hal ini untuk mencegah terjadinya infeksi yang ditandai dengan kemerah-merahan atau nanah.
Sebenarnya, kasus luka sampai berdarah sangat jarang bahkan hampir tidak pernah terjadi pada bayi hingga saat ini. Tapi setidaknya hal ini dapat menjadi panduan kalau-kalau si kecil terluka.
Nah, ibu-ibu jaga si kecil dengan baik agar tidak terluka ya!