Cannot use a CONTAINS or FREETEXT predicate on table or indexed view 'cmsPropertyData' because it is not full-text indexed. LEARN > Article and tips > Newborn and Baby > Others > Immunization > Hindari Parno Imunisasi | Morinaga Platinum - The Platinum Generation starts here

  • LEARN
  • -
  • Article and tips

Send to Friends
Print

Hindari Parno Imunisasi

Semua orangtua pasti khawatir dan sedih melihat si kecil tubuhnya panas setelah  diimunisasi. Cobalah untuk menghindari reaksi berlebihan. 

Ada beberapa orangtua yang parno alias paranoid membawa anaknya ke dokter atau Posyandu untuk diimunisasi, meskipun tahu manfaatnya. Alasannya? Ternyata mereka takut anaknya rewel dan menangis terus menerus akibat suhu badannya meninggi. Padahal jika paham bagaimana menghadapinya, reaksi parno tadi sebetulnya tidak perlu terjadi. Sebab, panas setelah diimunisasi itu memang wajar adanya.

Reaksi pasca imunisasi biasanya selain demam atau panas juga muncul ruam dan benjolan pada bekas suntikan. Pemberian vaksi imunisasi Dipteri Pertusis Tetanus(DPT) dan campak adalah yang paling sering mengakibatkan kondisi ini.

Memang, jika kita kurang memahami hal ini, biasanya akan memicu kekhawatiran pda kondisi anak. Nah, karena itu, kita juga perlu tahu sedikit soal ilmu kedokteran. Dalam dunia kedokteran, efek pasca imunisasi yang timbul dibedakan menjadi beberapa jenis. Biasanya ada yang tergolong efek farmakologis, efek samping, interaksi obat, intoleransi dan reaksi alergi. Secara klinis efek-efek ini agak sulit dibedakan. Reaksi alergi biasanya terkait dengan kepekaan si anak dengan vaksin itu sendiri, sementara efek lainnya terjadi karena potensi yang dapat ditimbulkan oleh vaksin.

### 

Karena itu, sebenarnya tak ada yang perlu dikhawatirkan. Asalkan orangtua membekali diri dengan pengetahuan yang memadai akan kemungkinan yang terjadi setelah vaksinisasi, perasaan khawatir yang berlebihan bisa dihilangkan. Percayalah, para petugas kesehatan atau dokter telah dibekali cara memberikan vaksin, dosis, dan cara penyimpanan vaksin yang benar.

Meski begitu, kita sebagai orangtua pun juga tetap harus bersikap cepat dan tanggap. Jika menemukan ada kejanggalan, segera kontrol ke pusat pelayanan kesehatan terdekat. 

Imunisasi adalah jaminan proteksi kesehatan anak kita agar terhindar dari penyakit. Inilah  perwujudan cinta kita kepada mereka. Imunisasi ibarat asuransi untuk masa depan kesehatan buah hati kita.  Jadi, hindari parno yang berlebihan. Justru kita harus lebih takut jika imunisasi tak dilakukan, sebab risiko cacat dan kematian senantiasa mengintai. Hayoo... apakah anak Anda sudah diimunisasi? Jangan sampai ada yang terlewat yaa....

 

Related Article

Indeks Back to Top