Cannot use a CONTAINS or FREETEXT predicate on table or indexed view 'cmsPropertyData' because it is not full-text indexed. LEARN > Article and tips > Newborn and Baby > Baby Development > Physical Development > Aih, Buah Hatiku Tersenyum Manis... | Morinaga Platinum - The Platinum Generation starts here

  • LEARN
  • -
  • Article and tips

Send to Friends
Print

Aih, Buah Hatiku Tersenyum Manis...

Senyuman manis buah hati akan membahagiakan siapa saja. Adakah cara melatihnya ya?

Mama Ira  sempat terkejut, saat memandangi Rara (2 bulan) tidur, tiba-tiba buah hatinya itu menunjukkan senyumannya yang manis. “Duh, betul-betul surprise yang menyenangkan!” ujar Mama Ira.

Selama satu bulan pertama, anak jarang membuat perubahan yang berarti. Namun, memasuki bulan kedua,  si kecil akan mulai ’menampilkan’ dirinya. Ia membuka tangannya untuk menyapa orang, membuka penglihatannya untuk memperluas dunianya, dan melebarkan mulutnya untuk tersenyum serta membuat suara-suara.

Pada usia ini si kecil mulai tertarik dengan mimik wajah orang di hadapannya. Kondisi ini mendorongnya untuk meniru ekspresi wajah Anda yang berubah-ubah. Inilah momen yang paling menghibur bagi si kecil.

Untuk mengetahuinya lebih jauh, ketika buah hati Anda sedang diam namun tetap waspada, cobalah permainan bertatapan wajah. Beri waktu kepada si kecil untuk memproses mimik muka Anda. Ketika buah hati Anda mulai menggerakkan lidahnya dan menyembul-nyembulkannya, berarti usaha Anda berhasil. Selanjutnya, cobalah permainan yang sama, tapi kali ini dengan membuka mulut Anda lebar-lebar atau  mengubah garis bibir Anda. Jangan salah, ekspresi wajah sangat menular loh, coba Anda perhatikan dengan seksama si kecil.


###

Nah Ini dia, momen  yang Anda tunggu-tunggu: senyuman lebar si kecil! Senyuman anak berkembang melalui dua tahap. Senyuman pada usia ini adalah senyuman refleks, reaksi otomatis dari perasaan terdalam yang sebenarnya. Senyuman tersebut terjadi secara beruntun pada otot mulut, dan biasanya terlihat hanya selama beberapa detik ketika bayi tertidur.

Selanjutnya, senyuman tersebut sering meluas menjadi senyuman tubuh ketika anak tertawa terkekeh-kekeh dengan sangat bahagia selama permainan tersenyum. Ingat, senyum adalah komunikasi dua arah antara yang tersenyum dan yang diberi senyuman. Mantapkan senyuman buah hati Anda dengan cara tersenyum kembali. Ceriakan senyum Anda untuk mengintensifkan senyuman si buah hati.

Senyuman pertama ini seperti pendorong hebat dari perilaku pengasuhan yang membuat Anda melupakan untuk sementara waktu kelelahan akibat kurang tidur dan seluruh kehidupan sosial serta profesional yang sekarang Anda miliki. Ah, jadi tidak sabar ingin melihatnya tersenyum dan tertawa lebar lagi...

Related Article

Indeks Back to Top