Cannot use a CONTAINS or FREETEXT predicate on table or indexed view 'cmsPropertyData' because it is not full-text indexed. LEARN > Article and tips > Newborn and Baby > Baby Development > Development Milestones > Sosialisasi | Morinaga Platinum - The Platinum Generation starts here

  • LEARN
  • -
  • Article and tips

Send to Friends
Print
Also in Development Milestones :

Sosialisasi

Bagaimana bayi belajar membangun hubungan dengan orang lain ? Kapan pertama kali ia memiliki teman ? Siapa teman pertamanya ? Ini merupakan tonggak yang menarik dalam perkembangan seorang bayi. Secara naluriah, orang tua --ayah dan ibu adalah teman pertama sang jabang bayi. Keduanya adalah sahabat teristimewa. Ini karena suara pertama dan sentuhan pertama yang diterima bayi, biasanya adalah suara mama dan papa-nya. Wajah keduanya juga yang paling kenali bayi. Setelah itu, baru bayi akan berhubungan dan mengenal orang lain. Proses ini menjadi titik awal dari periode proses sosialisasi bayi.

Perkembangan
Sejak lahir sampai berumur 1 tahun, kemampuan sosialisasi bayi masih terbatas. Pada periode ini, bayi memfokuskan kegiatannya pada upaya untuk mengenal benda, memegang dan menggenggam benda, berdiri, berjalan dan upaya-upayanya yang lain untuk memperkuat ketrampilan dan kemampuan tubuh.

Baru ketika menginjak usia tahun ke-2 bayi akan mulai menikmati bermain-main dengan berinteraksi dengan orang lain. Pada tahun kedua bayi sudah mulai bisa belajar dan mengamati perilaku orang lain, untuk memperbaiki kemampuannya sendiri. Namun begitu ia masih tampak akan terlihat egois, seperti tidak mau membagi miliknya pada orang lain. Tetapi pada usia 3 tahun, ia sudah akan lebih bisa berbagi simpati pada orang lain, membagi mainannya, dan berusaha untuk berteman dan menjalin interaksi.

###

Umur 1 bulan
Jabang bayi masih belum bisa apa-apa, ia lebih banyak tidur. Tetapi mulai minggu ke-3 ia akan lebih banyak melihat wajah-wajah orang yang ia temui. Kadang-kadang ia tersenyum sendiri, atau menangis. Namun bayi sudah mulai belajar mengenali wajah pengasuhnya, dan memperhatikan mimik pengasuhnya kalau bicara.

Umur 3 bulan
Pada umur ini, bayi akan lebih banyak menghabiskan waktunya untuk memperhatikan apa saja yang sedang berlangsung di sekitarnya. Dia akan lebih banyak tersenyum kepada setiap orang yang dia temui. Ini merupakan periode yang paling disukai oleh para orang tua, karena bayi nampak lucu, menggemaskan dan tulus. Pada umur ini, dia mulai membangun sosialisasi dengan komunikasi melalui senyum.

Umur 4 bulan
Bayi Anda sudah lebih terbuka pada datangnya orang baru. Ia sudah berani dan tidak menangis kalau digendong orang selain ayah-ibunya atau pengasuhnya. Bayi sudah mau menyambut interaksinya dengan orang baru melalui senyuman atau gerakan meminta perhatian. Bayi akan sangat antusias memberika respon-respon pada orang sekitar.

Umur 7 bulan
Pada umur ini, bayi semakin sibuk memperhatikan orang-orang yang berada di sekitarnya. Jika 2 buah bayi pada umur ini saling didekatkan, dan diberikan mainan, mereka sudah mulai bisa saling bertukar mainan. Meskipun belum bisa berinteraksi secara langsung karena keduanya masih mulai belajar merangkak. Semua aktivitas sosialisasi masih dibatasi pada kemampuannya hanya memandang, tersenyum, berusaha menyentuh barang, atau mengeluarkan suara-suara lucu.

Umur 12 bulan
Menjelang akhir usia 1 tahun, bayi akan terlihat seperti mengalami sifat anti sosial. Dia akan menangis keras jika Anda tinggalkan. Dan nampak amat kuatir dan glisah kalau berada di tangan gendongan orang lain yang belum ia kenal. Banyak anak yang mengalami kegelisahan takut berpisah dengan Anda. Ini biasanya terjadi dari umum 10 – 18 bulan. Bayi akan sangat menyukai Anda, orang tuanya atau pengasuh rutinnya, dan tidak ingin berpisah. Jika ditinggal ia akan menangis, namun begitu ia melihat kembali penampakan Anda, bayi sudah akan kembali tenan.

###

Umur 13 – 23 bulan
Bayi sedang mulai belajar berdiri dan berupaya berjalan. Ia semakin aktif. Semakin tertarik pada dunia luar, terutama hal-hal yang berhubungan langsung dengannya. Bersamaat ini dia juga telah belajar berbicara dan berupaya membuat pertemanan dengan orang lain. Meski belum bisa berjalan, ia suka bermain dan berada dalam lingkungan sesama teman-teman bayinya, baik yang seumur maupun yang lebih tua.

Antara umur 1 – 2 tahun, mulai tumbuh akan kesadaran pemilikan. Ia sangat melindungi barang-barang mainannya dan tak mau berbagi. Beberapa orang tua yang tak mengerti akan segera khawatir anaknya telah sangat egois dan tak mau berbagi. Padahal ini hanya bentuk perkembangan sesaat saja.

###

Umur 24 – 36 bulan
Anak berumur antara 2 – 3 tahun, akan berkembang sangat egosentris. Dia sangat berkepentingan melindungi barang-barang miliknya sendiri, tak mau berbagi, dan merasa bahwa orang lain melakukan kegiatannya sama seperti dirinya. Ia sangat egois. Tapi jangan cemas. Seiring waktu ia semakin dewasa, dia akan belajar bagaimana caranya berbagi dengan orang lain, bergiliran, dan menerima orang lain. Pada usia ini, ada kemungkinan dia sudah mulai merasa memiliki satu sampai dua orang yang ia anggap sebagai sahabatnya.

Pada usia ini, bayi suka mengambil apapun mainan yang disukainya tanpa peduli siapa pemiliknya. Namun setelah usia 3 tahun, sifat egosentris-nya biasanya akan berkurang. Dan mulai tahu dan merasa bahwa semua benda ada pemiliknya.

###

Perlakuan
Kemampuan ber-sosialisasi sangat menunjang perkembangan masa depan bayi. Proses ini harus menjadi perhatian para orang tua. Untuk itu luangnya banyak waktu untuk bertatap muka dengan si bayi, terutama pada bulan-bulan awal setelah kelahirannya. Dia suka sekali perhatian dan sangat menikmati saling bertatap muka dan beradu pandang dengan Anda. Selalulah tersenyum dan sebisanya mengajarinya dengan sejumlah kata-kata yang mudah dihapal. Kemudian undang semakin banyak anggota keluarga dan teman untuk juga bertatap muka dengan si bayi, semakin banyak ia mengenal orang, semakin tinggi kemampuan bersosialisasinya. Bayi menyukai semua orang, tua muda, laki perempuan, maupun berbeda warna kulit, tidak masalah bagi si bayi.

Jangan malu atau sedih jika bayi Anda tiba-tiba tampak sangat egois dan berperilaku menyebalkan. Itu merupakan bagian dari perkembangannya, dan biasanya hanya bersifat sebentar, untuk kemudian segera kembali lagi ke kondisi mental semula yang selalu ramah dan baik dalam bersosialisasi. Biasanya terjadi setelah berumur 7 bulan.

### Jika bayi menangis ketika berada digendongan orang lain, segeralah untuk mengambilnya kembali dan dengan lembut sambil menggoyang-goyang tubuh bayi, berusaha untuk menenangkannya. Lebih baik juga diikuti ucapan kata-kata rayuan. Biarkan dia nyaman di gendongan Anda, sedangkan orang lain tetap berada di sekitarnya menatap dan melihat sang bayi. Usahakan orang lain itu kemudian mengajak bayi berbicara dan berkomunikasi melalui lagu atau rayuan, sementara bayi tetap nyaman berada dalam gendongan Anda. Ini untuk melatih keberanian anak dalam bersosialisasi. Latihlah letakkan dia di ranjangnya, dan kemudian tinggal pergi selama beberapa menit. Dia biasanya menangis, dan menginginkan Anda kembali. Tetapi tetap latihlah berulang kali, sampai bayi memiliki keyakinan dan kebiasaan, bahwa meskipun ia ditinggal oleh orangtuanya atau pengasuh selama beberap saat, mereka pasti akan kembali. Latihan ini akan meningkatkan keberanian dan perasaan kepastian ‘aman’ bagi si bayi. Egosentris nya akan tumbuh membesar pada usia antara 2 – 3 tahun. Untuk itu Anda harus mulai memberikan contoh-contoh melakukan hubungan sosial yang baik. Ajarilah untuk selalu mengucapkan ‘terima kasih’ jika mendapat sesuatu dari orang lain. Ajarilah untuk memuji pada orang lain, jika orang lain itu telah melakukan sebuah pekerjaan dengan benar. Ajari bayi untuk saling berbagi makanan, atau berbagi mainan, atau berbagi bahan bacaan. Ini semua untuk mengajari dan menanamkan prinsip-prinsip dasar sosialisasi yang baik. Jika telah cukup kuat fisiknya, daftarkanlah anak anda pada sebuah playgroup atau sebuah kelas dimana ia dapat bertemu dengan teman-teman sebayanya. Disana bayi akan belajar untuk membuat dan menjalin komunikasi dan sosialisasi dengan orang lain.

Related Article

Indeks Back to Top