Cannot use a CONTAINS or FREETEXT predicate on table or indexed view 'cmsPropertyData' because it is not full-text indexed. LEARN > Article and tips > Newborn and Baby > Baby Development > Development Milestones > Eksistensi Diri | Morinaga Platinum - The Platinum Generation starts here

  • LEARN
  • -
  • Article and tips

Send to Friends
Print

Eksistensi Diri

Setelah anak keluar dari rahim sampai berusia kira-kira 4 minggu biasanya disebut sebagai masa jabang bayi, atau dalam bahasa kedokteran sering disebut sebagai periode neonatus (Neo = baru, Natal = lahir).

Masa ini merupakan periode paling penting bagi kehidupan seorang bayi, karena membutuhkan perjuangan penyesuaian dari periode kehidupan di dalam rahim ibu ke kehidupan dunia luar.

Sistem pernapasan, peredaran darah, sistem syarat, pencernaan, kekebalan tubuh, dan metabolisme bayi telah terpisah dari kehidupan di rahim.

Bayi berjuang untuk menyesuaikan diri dengan temperatur luar rahim dan untuk pertama kalinya berhubungan langsung dengan udara luar dalam pernapasan.

Sehingga ia amat sensitif terhadap perubahan-perubahan, interaksi, maupun rangsangan dari luar. Kekebalan tubuh bayi juga belum kuat, sehingga ia amat rentan terhadap infeksi dan penyakit.

Pada masa ini, jabang bayi belum merasa sebagai individu. Ia masih merasa sebagai bagian dari kehidupan ibunya, sewaktu di rahim.

Sehingga amat dibutuhkan perhatian dan perawatan. Pergerakan indera seperti tangan dan kakinya yang mungil merupakan respon-respon langsung terhadap perubahan lingkungan, terutama temperatur. Kesadaran pikirannya juga belum tumbuh.

Pada minggu pertama dan kedua biasanya jabang bayi tampak terus menerus tidur. Baru pada minggu ketiga, ia mulai tampak lebih aktif bergerak. Reaksinya terhadap rangsangan juga mulai berkembang.

Mulai minggu ketiga, kadang ia sesekali tersenyum sendiri, yang menurut para orangtua, 'ia sedang berbicara dengan para bidadari dan malaikat,' banyak orangtua ingin berebut menimang bayi itu pada periode ini, karena nampak menggemaskan.

Seiring dengan pertumbuhan fisik dan mentalnya, pada minggu keempat secara pelan-pelan jabang bayi mulai akan merasa dirinya sebagai seorang individu mandiri, dengan kesadaran terhadap tubuhnya, inderanya, dan pikirannya.

### 

Perilaku jabang bayi biasanya juga tipikal, khas dan unik yang tidak sama diantara masing-masing bayi. Ada bayi yang tidur saja hampir selama 20 jam. Ada yang rewel. Ada yang kalau menangis keras sekali.

Ada yang menetek susu ibu sambil terlihat tetap lelap tidur. Ada yang diganti popoknya, tanpa terlihat bereaksi.

Namun ada juga bayi yang telah aktif, akan menangis kalau lapar, dan bereaksi ketika mendapat perlakuan seperti penggantian popok atau dimandikan.

Bahkan pada bayi yang kembar pun, masing-masing jabang bayi akan mempunyai perilaku yang tipikal, khas, dan unik.

Para Ibu yang mempunyai beberapa anak, pasti bisa menceritakan dengan baik perbedaan-perbedaan khas dari masing-masing anaknya semasa bayi.

Related Article

Indeks Back to Top