Inilah salah satu fase penting dari perkembangan bayi Anda, karena pada fase inilah anak mulai membangun komunikasi dan interaksi dengan makluk hidup lain.
Kapan Mulai Belajar Berbicara
Setelah sekitar 9 bulan bayi Anda hanya mempu mengeluarkan bunyi ketika menangis atau tertawa, memasuki bulan ke-9 ia akan berkembang menuju aktivitas berbicara. Seiiring kemampuannya beredaptasi dengan lingkungan, dan kapasitas daya pikirnya.
Ini merupakan tonggak yang penting dalam perkembangan bayi. Aktivitas berbicara merupakan tanda awal aktivitas sosialisasi lingkungan dalam perkembangan si bayi.
Karena berbicara tidak hanya aktivitas mengeluarkan bunyi melalui mulut saja, tetapi juga sangat berkaitan dengan aktivitas mendengarkan dan sekaligus memahami pembicaraan orang lain.
Dengan mendengarkan pembicaraan orang lain, bayi akan mempelajari cara bersuara mengungkapkan sebuah kata atau cara berbunyi yang benar, dan bagaimana menempatkan kata itu dalam sebuah konteks kalimat.
Pertama, bayi akan memperhatikan dan meniru cara mengeluarkan atau membuat sebuah bunyi dari mulutnya. Bayi mengeluarkan bunyi-bunyi itu tanpa preseden, ini sudah dimulai sejak ia berumur 5 bulan, setelah sebelumnya hanya mampu menangis.
Pada usia bulan ke-6 ia mulai mengucapkan suara hidup ‘aaa, ooo, eee’.
Memasuki bulan ke-7 sampai ke-8 ia sudah mulai belajar bagaimana membuat suara itu dalam sebuah komposisi bunyi, seperti kata ‘ba’, ‘da’, ‘ka’, ‘ta’.
Orang tua sebaiknya sudah mulai sering mengajarinya berbicara, dengan mengajarkan 'mengeja' menyebut sebuah kata.
Mama diajarkan dengan mengeja kata 'ba-ba', 'ma' – 'ma', juga 'pa' – 'pa.' Pada masa ini bayi juga sudah sadar bahwa ia memiliki nama. Bila ia dipanggil sesuai namanya, ia akan menoleh dan mengarah ke sumber suara.
Kata 'mama' atau 'papa' akan masih terasa sulit diungkapkan oleh bayi berusia 9-10 bulan.
Tetapi sudah akan mudah diungkapkan oleh bayi pada usia 11 tahun. Sejumlah kata-kata yang tidak terlalu rumit diucapkan dan terdiri dari dua buah suku kata atau satu suku kata saja, akan memudahkan bayi untuk belajar berbicara.
Seperti kata ; mama, papa, susu, ibu, kakak, kakek, nenek, adik, opa, oma, mbak, mas, tante, om, bapak.
Bayi juga bisa diajari menyebut namanya sendiri, yang sebaiknya terdiri dari 2 suku kata panggilan.
Setelah bayi bisa berbicara dan mampu mengungkapkan sejumlah kata, Anda akan menemui bayi Anda teresa cepat berkembang luar biasa. Bayi akan berkembang dari hanya mengucapkan beberapa kata sederhana menjadi bertanya.
Pada masa ini, bayi yang diberi informasi dengan dibacakan sebuah cerita, akan sangat membantu kemampuan berbicara dan daya ingatnya semakin meningkat.
Kecerdasan seorang bayi akan sangat tergantung seberapa banyak informasi yang dia terima.
###
Bermain Dengan Nada
Setelah bayi bisa berbicara dengan mengungkapkan sebuah kata, dia akan mulai belajar dengan nada. Mendengarkan lagu yang lembut dan pelan akan sangat membantu.
Dia akan berteriak untuk sekedar mengungkapkan kata-kata yang normal-normal saja. Pada masa ini, bayi biasanya selalu akan dalam kondisi merasa gembira. Perkembangan cepat akan sangat tergantung seberapa banyak kata yang dia dengarkan.
Pada bayi usia sekitar 2 tahun, biasanya dia sudah bisa mengucapkan kata sampai 300 kata, dia juga telah mengerti sekitar 900 kata yang lain.
Pada usia 2 tahun-3 tahun, bayi juga sudah bisa mengungkapkan apa saja aktivitas-aktivitas dan ingatannya di waktu sebelumnya, seperti, “saya tadi sudah makan”, “saya sudah tidur.
Bayi juga sudah bisa menyebut namanya sendiri dan nama panggilannya. Bayi juga sudah bisa mulai bertanya sekaligus mampu menjawab pertanyaan-pertanyaan sederhana.
Bayi juga sudah bisa mengerti dan menunjuk atas pertanyaan 'siapa' atau 'dimana'. Bayi sudah bisa menjawab pertanyaan sambil menunjuk ke orangnya siapa itu ? Jawab bayi ; papa, atau mama.
Pada umur 3 tahun, bayi sudah bisa menyebut kata secara jelas. Dia juga sudah bisa diajak berbicara dan bertanya – jawab, lengkap dengan nada bicara, dan kejelasan menyebut sebuah suku kata.
Meskipun kadang nada bicaranya tidak sesuai dengan konteks kalimat atau kata. Mungkin dia mengatakan kalimat normal, dengan nada berteriak. Dia juga sudah mengenal namanya, dan sudah bisa menjawab ketika dipanggil namanya.
###
Dongeng dan Cerita
Pada umur 3 tahun, bayi sudah bisa diajak berbicara dan bisa memahami pembicaraan orang lain.
Pada beberapa bayi bahkan sudah ada yang bisa mengutarakan masalahnya dan diajak untuk membicarakan suatu masalah ringan.
Pada umur ini, adalah fase yang sangat baik, jika bayi mendapatkan lebih banyak informasi dan referensi dari orang tuanya atau pengasuhnya melalui dongeng-dongen dan buku-buku cerita anak-anak.
Semakin banyak informasi akan semakin membantu tingkat kecerdasannya. Sejumlah mainan anak-anak yang merangsang aktivitasnya untuk bergerak akan sangat baik bagi perkembangannya.
Buku-buku dengan gambar-gambr yang mencolok warnanya sangat baik untuk menambah perbendaharaan informasi dan pengetahuan bagi si bayi.
Bayi juga sebaiknya mulai diajak dan diajari untuk mengeja dan mengungkapkan kata secara benar.