Fisik
Berat badan anak pada usia 9 bulan rata-rata berkisar antara 7,0 – 9,2 kg, panjang badan/tinggi anak antara 66,5 – 72,3 cm dan lingkar kepala antara 42,5 – 48,5 cm.
Gerak Alat Tubuh
Semakin hari, kemampuannya untuk duduk semakin stabil, duduk akan menjadi posisi favoritnya ketika sedang bermain-main. Ketika duduk, punggungnya sudah dapat lurus, kedua kaki menekuk dan terkembang. Anak juga sudah betah bermain dalam posisi duduk untuk waktu yang lama.
Jika kita posisikan ia berdiri dengan memegang kedua tangannya, ia hanya bertahan sebentar. Keseimbangan badannya untuk sikap tegak lurus belum begitu dikuasai.
Anak Anda mulai belajar berdiri sendiri, dengan cara berpegangan pada sandaran yang ada di dekatnya (seperti meja, pembatas ranjang atau kursi), untuk dapat mengangkat badannya dengan menjejakkan kedua kakinya di lantai, hingga akhirnya dapat berdiri sendiri.
Respon Kognitif dan Motorik
Anak semakin tertarik dan sering mengamati mainan yang berada dalam genggamannya kemudian menjatuhkannya dengan sengaja ke lantai. Ia pun kemudian akan berusaha mencari arah terjatuhnya benda tersebut, dan berusaha mengambilnya sendiri.
Ketertarikannya pada benda-benda kecil semakin meningkat. Di usia ini ia berusaha mengambil benda kecil itu dengan menggunakan ibu jari dan telunjuk yang diluruskan, lalu memungut benda tersebut dengan kedua jarinya, dengan cara menjepit seperti pinset.
Kemampuan pendengarannya semakin bertambah. Ia menunjukkan ketertarikan pada suara sayup-sayup, berbisik, atau perlahan. Raut mukanya menunjukkan ia mendengarkan dengan seksama suara tersebut, meski dengan volume yang kecil.
Kemampuan penglihatannya semakin bertambah. Bila sebuah mainan diletakkan dalam suatu wadah, ia dapat mengambilnya dari dalam wadah atau memasukkannya kembali. Ia sudah memiliki kesadaran ruang seperti bisa membedakan atas-bawah dan luar-dalam dengan tepat.
Ia sudah berusaha mendapatkan barang yang diinginkannya sendiri dan berusaha meraihnya dengan seksama..
Anak Anda Sudah dapat memberi respons atas perintah sederhana dengan gerakan tubuhnya, seperti ketika diminta "dadah, dadah" anak akan membalas melambaikan tangan.
Bahasa
Sejak usia 6 bulan anak sudah mampu merangkaikan suku kata yang sama seperti ‘ma-ma’, ‘da-da’, ‘pa-pa’ dan pada usia 9 bulan ini, aksentuasinya semakin jelas kedengarannya.
Kala anak menunjukkan kesenangan meniru ucapan yang didengarnya, jangan malas mengajaknya berkomunikasi dengan kata-kata sederhana. Ia akan mengamati dan meniru ucapan yang disampaikan padanya, meski dengan bahasa yang masih ‘cadel’. Ajarilah dengan menggunakan bahasa yang benar, jangan diajari dengan bahasa ‘dicadel-cadelkan.’
Sosioemosional
Setelah permainan ci-luk-ba pada usia-usia sebelumnya, pada usia 9 bulan, Anda sudah dapat menggodanya dengan mengajaknya bermain bermain petak umpet. Ketika ibu menghilang dari pandangan, akan tampak ekspresi wajah yang seolah kehilangan, cemberut dan ekspresi menunggu-nunggu dan ketika Anda muncul ia akan tertawa senang.
Sama seperti di usia sebelumnya, anak Anda akan merasa takut dan khawatir dengan orang baru, situasi asing yang baru atau ditinggalkan Anda/pengasuhnya. Ia akan memberi repons dengan merengek atau menangis.
Ia sudah bisa bercermin dengan benar. Ketika diajak bermain cermin dan namanya disebutkan, ia akan menatap dirinya
dalam cermin itu dengan ekspresi senang.
Rasa ingin tahunya semakin hari semakin bertambah. Rasa ingin tahunya diekspresikan dengan berbagai cara seperti menjulurkan lidah, memegang mainan dan membolak-baliknya, memasukkan ke dalam mulut, merangkak ke sana kemari, dan lainnya.
Perhatikan keamanan mainan maupun lingkungan sekitarnya
Ketika ada anak lain di dekatnya, ia akan berusaha bersosialisasi dengan menarik perhatiannya, dengan cara mencoba menyentuh rambut atau pakaian anak tersebut.
Stimulasi yang dapat diberikan : bawa bayi ke tempat-tempat yangn ada binatang, banyak orang, benda-benda yang berbeda, misal: pasar swalayan.
Independensi
Beberapa anak mulai tumbuh gigi ke 4-8 nya. Sehingga ia sudah mampu mengkonsumsi makanan agak padat, seperti bubur atau cereal. Kemampuan menggigit dan mengunyahnya telah semakin berkembang.
Masih ada kecenderungan untuk menggigit-gigit atau mengunyah mainan, seperti di usia-usia sebelumnya. Berikan ia mainan dari karet dan perhatikan kebersihan mainan tersebut. Ia masih suka bermain-main dengan ‘dot.’
Ia mampu memegang biskuit dan memasukkannya ke mulut. Ajari ia untuk makan sendiri dengan memberikannya sendok kecil untuk dipegang sendiri, hati-hati ia akan menggigit-gigit sendok itu, sehingga perla diawasi.
Ia dapat memegang botol susu atau gelas minum sendiri dan mengarahkannya ke mulut seperti hendak minum. Gunakan gelas plastik dengan sedikit air minum, jika ia meminta minuman.
ASI
Pemberian Air Susu Ibu disarankan jangan sampai terputus.***