Cannot use a CONTAINS or FREETEXT predicate on table or indexed view 'cmsPropertyData' because it is not full-text indexed. LEARN > Article and tips > Newborn and Baby > Baby Development > Development Milestones > Anak Usia 8 bulan | Morinaga Platinum - The Platinum Generation starts here

  • LEARN
  • -
  • Article and tips

Send to Friends
Print
Also in Development Milestones :

Anak Usia 8 bulan

Fisik
Berat badan anak pada usia 8 bulan rata-rata berkisar antara 7,0 – 8,8 kg, panjang badan/tinggi anak antara 65,6 – 71,2 cm dan lingkar kepala antara 41,5 – 47,5 cm.

Gerak Alat Tubuh
Sang buah hati mulai belajar merangkak maju, setelah ia melewati masa tengkurap dan berguling-guling. Lutut kakinya sudah kuat, sehingga memungkinkan untuk menjadi tumpuan merangkak.

Ia sudah dapat duduk sendiri meski sikap punggung belum lurus atau tegak betul. Terkadang ia terguling dan perlu bantuan, sehingga ketika duduk ia masih bertumpu pada tangannya. Jika tubuhnya miring, adakalanya lengan anak berupaya menahan agar tidak berguling. Tanpa bantuan lengan, anak Anda bisa bertahan duduk selama sekitar 10 menit.

Jika diposisikan berdiri dengan dipegangi ketiaknya, anak Anda akan melonjak dengan pinggul yang agak menekuk seperti berjongkok dan kemudian menghentakkan kakinya untuk tumpuan berdiri.

Respon Kognitif dan Motorik
Kemampuan motorik halus anak Anda semakin berkembang pada ketrampilan-ketrampilan baru.  Obyek mainan yang sebelumnya hanya dipegang-pegang, sekarang sudah bisa ditimang-timang dan dimainkan melalui kedua tangannya.  
Kemampuan mengambil objek dalam ukuran kecil bisa dilakukannya dengan cara menjumput atau menggaruk dengan jemari tangannya. Ia dapat pula meraih benda yang agak jauh dengan mengulurkan lengannya. Ia mencoba menyembunyikan atau mempertahankan mainan yang ada di genggamannya.

Anak juga mulai memerhatikan dan mengobservasi  hal-hal kecil yang ada di sekitarnya, seperti objek-objek kecil, gerakan bayangan, gambar, atau mainan.  Kemampuan untuk memusatkan perhatian semakin bertambah.
Misalnya, bisa bermain dengan mainannya sendiri selama 2-3 menit terus menerus.

Ia berusaha memperhatikan dan menirukan kata-kata familiar yang sering didengarnya. Bisa memberi respons dengan gerakan tubuh jika diminta melakukan sesuatu yang sederhana.

Bahasa
Anak mulai senang dan menikmati eksperimen dengan nada suaranya sendiri. Ia suka berteriak dan juga berbisik. Ia juga ingin tahu respon-respon dari sekitarnya atas semua ucapannya itu. Ia juga suka berteriak kalau ingin meminta perhatian dari lingkungan sekitarnya.

Ia sudah dapat mengucapkan dua suku kata panggilan , seperti namanya sendiri atau sebutan 'ma-ma, pa-pa.’  Ia suka  menirukan ucapan-ucapan orang dewasa, meski belum tahu arti dan konteks pembicaraannya.

Emosi dan Sosialisasi
Ia semakin sensitif, menampakkan  sikap yang seolah menahan diri atau takut pada orang yang baru dikenalnya. Ia tak mau sembarang digendong orang yang belum dikenalnya, jika ia tidak suka akan ditunjukkan dengan cara menangis atau rewel.

Secara visual ia sangat mengenali wajah ibunya, dan orang-orang yang paling sering berada di sekitarnya dan merawatnya. Lantaran itu ada rasa khawatir bila berpisah dengan ibunya, yang akan ditunjukkan dengan menangis jika ditinggal dalam waktu lama.

Ia mulai mengamati peristiwa-peristiwa di sekitarnya. Ia tertarik dan memperhatikan dengan seksama segala kegiatan ibunya, dan berusaha menirunya.

Bila melihat cermin ia seolah menyapa bayangannya dengan mengajaknya tersenyum dan seolah-olah berkomunikasi dengan memandangi bayangan tersebut.

Ia senang mengulang-ulang aktivitas yang dirasanya menyenangkan dan dapat dinikmatinya.

Ia mulai bisa diajak bekerja sama, terutama saat bermain. Umpamanya, dalam bermain cilukba sudah bisa melakukan perintah sederhana, dan memberikan respon. Contoh : ciluuuk..!, sambil mencontohkan menutup muka di depan bayi, maka ia sudah dapat mengikutinya.

Independensi
Ia sudah dapat mengunyah dan memproses makanannya sendiri di mulut.

ASI
Pemberian Air Susu Ibu disarankan jangan sampai terputus.***

Related Article

Indeks Back to Top