Cannot use a CONTAINS or FREETEXT predicate on table or indexed view 'cmsPropertyData' because it is not full-text indexed. LEARN > Article and tips > Newborn and Baby > Baby Development > Development Milestones > Anak Usia 7 bulan | Morinaga Platinum - The Platinum Generation starts here

  • LEARN
  • -
  • Article and tips

Send to Friends
Print
Also in Development Milestones :

Anak Usia 7 bulan

Fisik
Berat badan anak pada usia 7 bulan rata-rata berkisar antara 7,1 – 9,5 kg, panjang badan/tinggi anak antara 65,6 – 71,2 cm dan lingkar kepala antara 41 – 47 cm.

Gerak Alat Tubuh
Anak Anda sudah dapat membalikkan badan dari posisi telentang hingga telungkup, bukan dengan menggulingkan badan seperti yang ia lakukan di usia sebelumnya, tetapi dengan tumpuan tangannya.

Ia mulai sibuk belajar merangkak dan duduk seperti usia sebelumnya. Misal, ia akan memutar pinggul dan bahu untuk mengubah posisi badannya, agar bisa duduk lebih tegak.

Jika diposisikan berbaring, ia akan memainkan kedua kakinya. Pinggulnya tampak menekuk. Terkadang ia arahkan
kedua kakinya masuk ke dalam mulut, sambil jari-jari tangannya memegang jari-jari kaku.

Bila dicoba didirikan sebentar, dengan memegang kedua bagian ketiaknya, ia akan membuat gerakan melonjak-lonjak seperti orang kesenangan.

Pada usia ini, anak juga mulai belajar merangkak.

Respon Kognitif dan Motorik
Tangan kanan dan kirinya dapat ia gunakan untuk memegang suatu objek dengan tepat. Ia sudah mulai belajar mengamati benda yang berada genggamannya untuk mengenalnya dengan lebih baik dan kemudian memindahkan benda itu dari tangan yang satu ke tangan lainnya.

Bila objek dalam genggaman tangannya terlepas, ia berusaha untuk mengambilnya kembali. Jika benda terjatuh ke bawah,  anak akan berusaha mencari dan mengambil lagi benda tersebut ke arah bawah, dengan penuh konsentrasi dan tidak teralihkan perhatiannya pada hal-hal lain. Ia mulai mempunyai ketertarikan yang fokus.

Ia akan berusaha mencari arah sumber suara, meski suara itu hanya terdengar berbisik sekalipun. Bola mata, kepala, serta badannya bergerak memutar mencari arah sumber suara.


Jika diminta mencari salah satu anggota keluarga yang disebutkan namanya, misalnya, "Ayah mana?", ia akan tampak mencarinya, dan tangannya mencoba ikut bicara dengan menunjuk-nunjuk.

Bahasa
Anak senang ngomong sendirian mengeluarkan bunyi berupa rangkaian suku kata, meski kata itu tidak berarti apapun. . Seperti contoh bunyi ‘;babababa..,’ dadada..’, atau ‘papapa...’

Ia sudah mampu mengeluarkan bunyi atau suara konsonan 'rrr' dan vokal "aaa" dan "ooo", atau dalam bentuk suku kata seperti "he-he", "da-da",

Bila ada yang mengucapkan atau menyebutkan namanya ia akan menoleh ke arah sumber suara yang memanggil namanya itu, dan memperhatikan apa tujuan memanggilnya itu.

Adakalanya anak berteriak-teriak untuk meminta perhatian. Paling sering bila sedang berada jauh dari ibunya atau ditinggal sendirian.

Sosioemosional
Anak mulai menikmati permainan sosial. Contoh ketika diajak main cilukba dengan sang ibu, anak berusaha meraih tangan ibu yang menutupi wajah ibunya, seolah ingin membuka dan melihat wajah sang ibu. Ketika ibu membuka tangannya, si anak akan tertawa. Stimulasi yang dapat diberikan : membuat wajah yang lucu didepannya, untuk mendorong bayi menirukannya

Ia mulai bersikap manja, sering kali ia akan meminta perhatian dari orang di lingkungan sekitarnya, biasanya dengan mengeluarkan suara-suara.

Jika diajak bicara ia akan mengamati dan mengeksplorasi detail wajah orang dewasa.

Independensi
Sudah bisa memegang sendiri makanan seperti biskuit dan dimasukkan sendiri ke mulutnya.

Bila diberi minum dalam gelas, ia sudah bisa meminumnya sendiri.

ASI
Pemberian Air Susu Ibu disarankan jangan sampai terputus.***

Related Article

Indeks Back to Top