Cannot use a CONTAINS or FREETEXT predicate on table or indexed view 'cmsPropertyData' because it is not full-text indexed. LEARN > Article and tips > Newborn and Baby > Baby Development > Development Milestones > Anak Usia 4 bulan | Morinaga Platinum - The Platinum Generation starts here

  • LEARN
  • -
  • Article and tips

Send to Friends
Print
Also in Development Milestones :

Anak Usia 4 bulan

Fisik
Berat badan anak pada usia 4 bulan rata-rata berkisar antara 4,7 – 6,7 kg, panjang badan/tinggi antara 57,8 – 63,7 cm dan lingkar kepala antara 38 – 44 cm.

Gerak Tubuh
Sebagian besar anak sudah dapat tengkurap sendiri. Ada yang sudah bisa berguling sendiri kembali ke posisi telentang, ada yang masih perlu bantuan untuk kembali ditelentangkan. Untuk itu sebaiknya pada usia 4 bulan, anak selalu dijaga, karena ia sering memerlukan bantuan.

Pada posisi tengkurap, ia sudah mampu mendongakkan kepalanya keatas sampai 90 derajat, dengan bertumpu pada kedua lengannya. Ia sudah mampu menahan berat badannya, tetapi otot lehernya masih lemah untuk menahan kepala pada posisi tegak.

Bila didudukkan dalam pangkuan ibu, baru ia bisa menegakkan kepalanya dengan stabil, dan sudah dapat menengok kekiri dan kekanan.

Kemampuannya untuk berguling membuatnya memerlukan pengawasan karena ia bisa terjatuh dari tempat tidur. Kadang ia kesulitan untuk membalik kembali telentang.

Bila ia tengkurap dan mengangkat kepalanya, beri rangsangan mainan diatasnya, karena ia akan berusaha menggapainya. Permainan ini dapat melatih kekuatan otot lehernya untuk semakin mampu menahan berat kepala.

Cobalah untuk mengajar anak duduk. Dari posisi telentang, dapat kita tarik kedua tangannya untuk mencoba duduk perlahan-lahan dalam waktu beberapa menit.

Ketika digendong atau di kereta dorong, ada baiknya ia diletakkan pada posisi duduk, untuk memberikan latihan. Dalam latihan ini ia perlu diawasi dan dibantu dalam setiap perubahan posisinya, karena otot-ototnya masih lemah.

Respon Kognitif dan Motorik

Bila diberikan mainan, anak sudah dapat menggenggam, dan mengayun-ayunkan mainannya. Anak sudah bisa diajak bersalaman pada usia 4 bulan ini. Ia ingin meraih benda apa saja yang ada disekitarnya, dan ingin memasukkan benda itu ke mulutnya.

Penglihatannya sudah semakin baik, ia akan menggerakkan bola matanya mengikuti arah benda digerakkan. Ia juga ingin melihat setiap orang yang berada di dekatnya, dan berusaha untuk menjalin komunikasi dengan menatap mata orang lain atau berusaha tersenyum.

Ia selalu berusaha mencari sumber suara yang didengarnya, dan berusaha 
memberikan respon balik dari mulut atau tangan.
Tangisan anak juga sudah mulai terdengar lebih bervariasi, antara ia marah, kesal, lapar atau mengantuk. Ia juga mulai bisa menjerit-jerit, untuk itu semakin dibutuhkan kepekaan dari Ibu, atau pengasuhnya. 

Bahasa
Ia mulai gemar mengoceh dalam waktu lama, terutama bila ada temannya. Ia menimakti suaranya sendiri, dengan mengucapkan kata-kata seperti : ‘baa-baa atau maa-maa.’ Ia juga telah sensitif terhadap kata-kata dari Anda.

Bila sedang bercengkerama dengan Anda, dan mendadak Anda tinggalkan, mungkin ia akan marah dan menangis minta bercengkerama lagi.

Sosialiasi
Anak telah mampu diajak berkomunikasi. Bila Anda mengucapkan kata-kata yang sama dalam keadaan tertentu atau aktivitas tertentu, misalnya ketika Anda sedang ingin mengganti popok, memberikan minum ASI, atau menidurkannya, ia telah tahu maksud Anda itu, dan sudah bisa bersikap sesuai dengan yang Anda inginkan.

Ia sudah bisa diajak bermain-main ‘Ci Luk Ba’ sambil mengangkat kedua tangannya menutupi wajah. Ia akan tersenyum jika Anda mengajaknya berbicara lembut dan menyenangkannya, sebaliknya mungkin akan menangis jika Anda marah atau sedikit agak bersuara keras dan kasar.

Anak yang meminum ASI akan suka melihat payudara ibunya, dan akan meraihnya begitu tersedia. Sebaliknya bagi yang meminum susu formula, ia juga senang melihat-lihat dan memegang botol susunya.

ASI
Pemberiaan ASI disarankan jangan sampai terputus.

Related Article

Indeks Back to Top