Fisik
Berat rata-rata anak pada umur 1 bulan adalah sekitar 3,0 – 4,3 kg, dengan panjang badan antara 49,8 – 54,3 cm dan lingkar kepala antara 33 - 39 cm. Anak juga telah lebih bersih dan lebih montok dibanding ketika baru lahir.
Ia juga telah lebih mengenal lingkungan sekitarnya, dibanding pada masa 2 minggu pertama sejak kelahiran yang lebih banyak tidur.
Jari-jarinya biasanya hanya bisa mengepal. Kepalanya selalu disandarkan ke bantal dan menghadap ke salah satu sisi, karena otot leher belum mampu menyangga berat kepala.
Gerak Tubuh
Anak sering menunjukkan gerakan-gerakan spontan atau refleks. Jika temperatur terlalu panas ia akan banyak bergerak dan mungkin menangis. Jika telapak kakinya ditekan sedikit, ia akan menggerakkan badan. Bila telapak tangannya disentuh ia akan langsung mengepal.
Anak juga sering menunjukkan rasa terkejut atau kaget dengan merentangkan lengan dan mungkin menangis. Jika telapak kakinya ditekan sedikit, ia akan menggerakkan badan.
Bila telapak tangannya disentuh ia akan langsung mengepal. Anak juga sering menunjukkan rasa terkejut atau kaget dengan merentangkan lengan dan mungkin menangis.
Ada beberapa refleks pada bayi yang berfungsi sebagai perangkat “survival” agar anak bisa bertahan, yaitu :
- Mengedip terhadap sorotan cahaya. Ini merupakan pola perkembangan yang akan bersifat permanen.
- Banbinski; jika telapak kaki diusap, kaki memutar dan jari-jari kaki terbuka. Refleks ini akan hilang setelah usia 9-12 bulan.
- Mengepalkan tangan atau memegang jika telapak tangan diusap. Refleks ini akan melemah setelah 3 bulan, dan menghilang pada usia 1 tahun
- Terkejut (moro reflex), jika mendapatkan stimulasi tiba-tiba seperti suara keras, atau diturunkan tiba-tiba, ia akan terkejut, dan akan menangis. Refleks ini akan mengilang setelah 3-4 bulan kemudian.
- Mencari, jika leher atau pinggir mulut diusap, ia akan bergeleng-geleng mencari sumber usapan. Refleks ini akan hilang setelah usia 3-4 bulan.
- Melangkah, jika anak diangkat dan kaki diturunkan menyentuh suatu permukaan. Refleks ini akan hilang 3-4 bulan kemudian.
- Menghisap, jika ada benda yang menyentuh mulut, sehingga ia bisa mengisap puting susu Ibu. Refleks yang akan hilang 3-4 bulan kemudian.
Perlu diperhatikan bagi para orangtua tentang pengetahuan adanya reflek-reflek ini adalah adalah jika dilihat dari pola perkembangannya, suatu refleks belum menghilang sampai pada waktunya, misal refleks menghisap hingga usia 6 bulan belum hilang, maka orang tua perlu waspada karena kemungkinan terdapat masalah pada perkembangan anak.
###
Respon Motorik
Begitu lahir, syaraf motorik anak Anda sudah berkembang. Jika pada 2 minggu pertama setelah kelahiran ia tidak banyak bergerak. Baru mulai tengah bulan, kaki dan tangannya mulai sering bergerak.
Dia menanggapai respon-respon di sekitarnya seperti perubahan suhu, suara yang keras, atau perubahan-perubahan lingkungan lain.
Bila anak ditelungkupkan, ia tampak mencoba mengoyang-goyangkan kepalanya, ini sebagai proses latihan awal untuk memperkuat otot leher.
Penglihatan
Pada anak umur 1 bulan, ia belum bisa melihat obyek benda tak lebih jauh dari jarak 40 cm. Ia sangat menyukai wajah orang tuanya, atau pengasuhnya.
Kalau ingin mengajarinya berkomunikasi melalui penglihatannya, wajah kita harus didekatkan pada jarak pandangnya.
Untuk melatih kemampuan motorik dan koordinasi mata.
Rangsanglah anak dengan obyek mainan yang berwarna terang, dan tunjukkan padanya pada jarak 20 cm, ia akan memberikan respon dengan mengerutkan dahinya.
Pada akhir bulan, obyek sebaiknya digerak-gerakkan, untuk melatih pandangan matanya mengikuti arah obyek itu.
Bila ia sudah bisa mengikuti arah obyek benda yang digerakkan, berarti matanya sudah lebih berkembang, dan mengerti kalau warna tak hanya hitam dan putih.
Emosi
Pada anak umur 1 bulan, faktor kecerdasan emosi (EQ) akan mulai dibentuk. EQ sangat menentukan dalam menumbuhkan rasa aman, dan modal utama bagi perkembangan yang lain-lainnya.
Luapan emosi anak umur 1 bulan, biasanya berupa tangis, dan kerewelan. Dengan cara tersebut anak mengungkapkan emosi nya terhadap rasa tak nyaman seperti lapar, haus, dan lainnya.
Umumnya selama minggu-minggu pertama ia akan sering menangis dan rewel. Tak mudah untuk mengenali bagaimana ekspresi si anak.
Namun yang penting orangtua berupaya untuk mengenali emosi yang ditunjukkan si kecil.
Sering-seringlah mengajaknya tersenyum dan mengajaknya bicara di setiap kesempatan, entah saat menyusui, bermain, memakaikan baju, memandikan, dan sebagainya. Hal ini penting untuk menstimulasi perkembangan otaknya.
Di usia ini, adalah penting bagi setiap anak untuk memperoleh rasa aman.
Untuk itu orang tua perlu untuk merespon dengan cepat tanggap setiap mendengar tangisan anak, jangan sampai diabaikan.
###
Bahasa
Bahasa anak umur 1 bulan adalah bahasa tangisan. Jika Ia ingin menyatakan rasa lapar, ngantuk, dan rasa tak nyamannya akibat pipis di popok atau udara panas, ia akan menyatakan lewat tangisan.
Bila ingin memahami bahasa anak pada usia ini, orang harus memahami ekspresi tangisnya.
Bila diperhatikan, tangisan anak akan berbeda untuk menyatakan kebutuhannya yang berbeda pula.
Misalnya tangisan keras karena lapar, tangisan melengking karena marah, atau tangisan pelan karena tak nyaman, atau tangisan butuh dibelai-belai.
ASI
Pemberian Air Susu Ibu disarankan jangan sampai terputus.***