Tumbuhnya gigi anak biasanya disertai dengan beberapa gejala. Tak perlu khawatir jika kita sudah menyiapkannya.
Wah senangnya mutiara-mutiara kecil mulai terlihat menghiasi tawa anak-anak kita. Mereka makin manis dan menggemaskan. Coba lihat barisan gigi mungil di mulut mungilnya. Sungguh menawan bukan? Senyumnya akan memancarkan sinar kebahagiaan bagi siapa saja yang memandangnya.
Namur, ternyata proses menuju tumbuhnya gigi perlu diwaspadai ayah bunda lo... Pasalnya, pada saat itu, anak biasanya akan mengalami perubahan perilaku. Mereka akan sulit tidur dan rewelnya minta ampun. Meski, tak jarang ada juga yang biasa-biasa saja. Bahkan beberapa kasus ada yang diikuti dengan badan panas, pilek, dan batuk. Beberapa studi mengatakan bahwa tidak ada kaitan antara sakit anak dengan tumbuhnya gigi. Hanya saja ada beberapa anak yang saat gigi pertamanya muncul memang sedang kehilangan kekebalan alamiah yang didapat sejak lahir.
###
Tak semua anak mengalami pertumbuhan gigi pertama di usia yang sama. Rata-rata pada usia enam bulan gigi susu sudah mulai terlihat. Namun tak sedikit anak yang masih ompong saat merayakan ulang tahun pertama. Ayah bunda tak perlu khawatir, kondisi ini normal kok.
Kemunculan gigi pertama ditandai tumbuhnya dua gigi tengah pada gusi bawah, diikuti dua lainnya di atas. Lantas disusul teman-temannya, gigi seri di samping, gigi geraham pertama, diikuti gigi taring yang runcing di samping. Nah terakhir, gigi geraham set kedua. Gigi bayi memang cenderung tumbuh berpasangan. Setap set gigi muncul sekitar empat bulan setelah gigi terakhir. Pada usia sekitar dua tahun, rata-rata 20 gigi susu sudah terlihat, masing-masing 10 di atas dan bawah.
Tenang saja bunda, anak rewel hanya pada saat kemunculan gigi pertama saja kok, gigi selanjutnya tidak. Hal ini karena mereka sudah membiasakan diri dengan proses tumbuhnya gigi.
Jadi, sambutlah senyum manis buah hati Anda.