Selamat ya Ibu, si kecil sudah lahir. Pasti lagi senang-senangnya menyusui. Perhatikan asupan makan Ibu agar gizi anak terpenuhi.
Beberapa penelitian menyebutkan, ibu dengan gizi yang baik, umumnya mampu menyusui anak selama minimal enam bulan. Sebaliknya, bila gizi ibu kurang baik, jangka waktu menyusuinya lebih pendek. Bahkan tak sedikit ibu yang air susunya tidak keluar.
Karena itu, gizi mutlak diperlukan bagi ibu yang menyusui. Seorang ibu penting mengkonsumsi karbohidrat, lemak, vitamin, mineral dan air dalam jumlah yang sesuai dengan kebutuhan tubuh selama menyusui. Sebab, jika tak mencukupi, produksi ASI bisa terhambat. Padahal, ASI menyediakan semua nutrisi yang diperlukan anak untuk kesehatan dan tumbuh-kembang di awal-awal kehidupannya.
Untuk itu, makanan yang kaya serat harus dijadikan pilihan utama. Makanan jenis ini biasanya terkandung pada buah-buahan dan sayuran. Karbohidrat seperti yang terdapat pada nasi, kentang, dan roti, sangat baik sebagai sumber energi. Begitu pula daging, ayam dan telur sebagi sumber protein. Hindari untuk sementara makanan yang pedas-pedas agar BAB lancar, juga kurangi mengkonsumsi ikan karena zat-zat polutan yang terkandung pada ikan berbahaya untuk anak. Susu, keju, dan beragam suplemen kaya kalsium sangat dianjurkan sebagai makanan tambahan.
###
Ibu menyusui harus lebih banyak minum. Air putih, susu dan jus adalah pilihan paling baik. Jangan minum alkohol dan kafein (kopi). Biasakan minum sebentar sebelum menyusui. Hindari makan kacang karena makanan ini penyebab alergi yang paling sering.
Oh ya, bagi yang baru melahirkan, jangan khawatir soal penampilan akibat berat badan. Anda tetap cantik kok mesti berat badan naik pasca melahirkan. Untuk itu jangan ngoyo menurunkan berat badan agar tampak langsing seperti sebelum melahirkan. Ingat, selama menyusui ibu membutuhkan banyak energi dari makanan yang dikonsumsi. Kalau makan saja sudah dibatasi, nutrisi yang seharusnya didapat sang buah hati, jadi tidak tercukupi. Jadi, sayangilah buah hati dengan memberi asupan makanan mengandung gizi bagi diri sendiri.