Cannot use a CONTAINS or FREETEXT predicate on table or indexed view 'cmsPropertyData' because it is not full-text indexed. LEARN > Article and tips > Kids > Parenting > Disciplining The Child > Jadilah Teladan Bagi Anak | Morinaga Platinum - The Platinum Generation starts here

  • LEARN
  • -
  • Article and tips

Send to Friends
Print

Jadilah Teladan Bagi Anak

Memberitahu dengan tindakan lebih efektif daripada lewat ucapan.

Ayah dan bunda pasti menginginkan anaknya cerdas, rajin dan memiliki perilaku yang baik. Tak jarang si kecil sudah diajarkan mandi sendiri, makan sendiri, hingga mengurusi beberapa pekerjaan ringan lainnya seperti menyiapkan tas dan sepatu sebelum berangkat sekolah.

“Nak, jangan lupa meletakkan tas di atas meja ya,” demikian salah satu pesan yang disampaikan orangtua. Ternyata bundanya berkata demikian karena si kecil asal saja menaruh tas di depan pintu.  Meski sudah diberitahu berulang, kadang masih saja bertindak seperti itu si kecil.

Tapi, jangan langsung menyalahkan si kecil untuk hal seperti ini. Koreksi juga kebiasaan yang dilakukan ayah bunda. Misalnya, apakah ayah-bunda selalu langsung membawa belanjaan ke dapur dan tidak menaruhnya sembarangan. Apakah sepulang kerja tas kerja juga diletakkan di tempat yang semestinya?

###

Kebiasaan-kebiasaan yang dilakukan orangtua tersebut akan ditiru oleh anak yang intensitas kebersamaannya sangat tinggi. Ketika anak melihat ayah atau bundanya meletakkan tas kerja asal saja di sofa atau di depan pintu, maka si anak akan berpikir. Ah, di situ tempat meletakkan tas. Jadi aku tidak harus meletakkan di meja belajarku. Ayah dan bunda saja biasa meletakkan di sofa atau di depan pintu. Demikian pikir si anak.

Agar hal tersebut tak terjadi, maka Anda bisa mengajarkan kedisiplinan pada si kecil dengan bertindak bersama. Misalnya ketika ada sepatu yang tidak pada tempatnya, ajak si kecil untuk meletakkan di rak. Ketika tas tidak pada tempatnya ajak si kecil untuk meletakkannya di meja belajar. Tindakan bersama ini akan melekat di benak si kecil.

Lain waktu ajak si kecil untuk membersihkan Rumah. Mulai dari membersihkan ruang tamu bersama. Kemudian membersihkan kamar masing-masing. Ayah dan bundanya membersihkan kamar sendiri, si kecil juga membersihkan kamar sendiri. Setelah selesai di kamar sendiri, ayah dan bunda bisa mengecek dan membantu pekerjaan si kecil.

###

Kebiasaan-kebiasaan yang diperlihatkan orangtua sangat efektif membentuk kebiasaan si kecil. Ucapan saja tidak cukup untuk membentuk kebiasaan si kecil. Dan hal ini bisa dimulai dengan seseuatu yang sangat kecil seperti meletakkan sepatu dan tas pada tempatnya hingga membuang sampah pada tempatnya.

Si kecil adalah peniru yang sangat lihai. Kebiasaan-kebiasaan yang dilakukan orangtuanya dengan mudah akan diserap, diendapkan, dan ditiru oleh si kecil. Hal itu tidak hanya berlaku dalam aktivitas di rumah, tapi juga sikap dalam bersikap seperti kejujuran.

Setiap orangtua pasti mengajarkan kejujuran kepada anaknya. Tapi di lain pihak kadang orangtua mengajarkan sebaliknya. Misalnya sudah berjanji mengajak jalan-jalan di akhir pekan, tapi karena ada urusan bisnis, lantas membatalkan janji dengan anak. Hal ini akan berbahaya jika dilakukan berulang-ulang. Sebab, anak akan berpikir bahwa tidak menepati janji itu bukan masalah besar.

Sebagai orangtua, ayah dan bunda wajib memberikan teladan yang baik bagi anaknya. Jika teladan sudah diberikan, dipastikan anak Anda akan berperilaku yang baik juga.

Related Article

Indeks Back to Top