Cannot use a CONTAINS or FREETEXT predicate on table or indexed view 'cmsPropertyData' because it is not full-text indexed. LEARN > Article and tips > Kids > Child Care > Feeding Your Platinum Child > Yoghurt yang Menyehatkan | Morinaga Platinum - The Platinum Generation starts here

  • LEARN
  • -
  • Article and tips

Send to Friends
Print

Yoghurt yang Menyehatkan

Yoghurt sangat bermanfaat untuk menjaga kesehatan saluran pencernaan.

Melihat penampilan stroberi yang dilumuri yoghurt dalam gelas kristal, siapa pun pasti akan tertarik, termasuk si kecil. Makanan produk fermentasi susu yang bersifat semi-padat ini memang sangat popular akhir-akhir ini. Menu-menu yoghurt terpampang di berbagai restoran dengan foto yang menarik mata di daftar menu dan tentu saja menggelitik lidah ketika mencobanya.

Makanan dengan rasa asam manis ini tak hanya bermanfaat untuk memanjakan lidah. Yoghurt sangat bermanfaat bagi tubuh, karena bisa menjaga kesehatan pencernaan. Oleh karena itu, yoghurt sangat baik bila diberikan kepada si kecil. Konsumsi yoghurt secara rutin sejak kecil, dipercaya mampu menjaga daya tahan tubuh dan menghindarkan anak dari penyakit seperti tifus dan muntaber.

Kepercayaan tersebut tentu saja bukan hanya mitos, tapi telah melalui bermacam uji klinis. Yoghurt mengandung bakteri baik yaitu lactobacillus bulgaricus dan streptococcus thermophilus. Bakteri-bakteri baik inilah yang akan menjaga saluran cerna tetap seimbang dan bertugas mencegah bakteri-bakteri jahat berkembang. Bila bakteri jahat berkembang, maka penyakit akan mengancam, karena akan menyebarkan racun yang berbahaya bagi tubuh.



###

Yoghurt mempunyai komposisi nutrisi yang mirip dengan susu, karena bahan bakunya terbuat dari susu. Hanya saja yoghurt memiliki kelebihan lain dibanding susu, yaitu waktu pencernaan. Yoghurt jauh lebih cepat dicerna oleh tubuh. Dalam waktu satu jam, yoghurt bisa dicerna hingga 90 persen. Sedangkan susu, dalam waktu satu jam hanya dicerna sekitar 30 persen. Jauh bukan?

Yoghurt bisa dibuat dari bermacam susu mulai dari susu utuh (whole milk) hingga susu bubuk, susu skim ataupun perpaduan dari susu utuh dan skim. Pemilihan bahan dan penyampuran ini berguna untuk menentukan kadar lemak dalam yoghurt. Seperti halnya susu, yoghurt juga bisa dijadikan sumber protein dan kalsium yang baik bagi si kecil. Mengkonsumsi yoghurt sebanyak 100 gram per hari mampu bisa memenuhi 15 persen kebutuhan kalsium dan protein harian.

Apakah hanya protein dan kalsium yang terkandung dalam yoghurt? Tentu saja tidak. Masih banyak kandungan nutrisi pada makanan lembut ini. Aktivitas bakteri asam laktat selama fermentasi susu juga ternyata bisa meningkatkan beberapa kandungan gizi yoghurt. Vitamin B1, B2, B3, B6, asam folat, asam pantotenat dan biotin adalah beberapa kandungan yang cukup tinggi angkanya dalam yoghurt. Vitamin-vitamin tersebut sangat baik untuk menjaga kekebalan tubuh.



###

Meningkatnya kekebalan tubuh ini sudah terbukti lewat penelitian. Elie Metchnikoff, ilmuwan penerima nobel biologi dari Rusia menyatakan bahwa yoghurt memang mempunyai manfaat hebat. Ia telah melakukan penelitian terhadap warga suku pegunungan di daerah Bulgaria. Dari penelitian tersebut didapat hasil menakjubkan. Penduduk setempat yang rutin mengkonsumsi yoghurt ternyata memiliki rata-rata usia yang cukup panjang, yaitu 87 tahun. Jadi manfaatnya tak perlu diragukan lagi bukan?

Related Article

Indeks Back to Top