Cannot use a CONTAINS or FREETEXT predicate on table or indexed view 'cmsPropertyData' because it is not full-text indexed. LEARN > Article and tips > Kids > Child Care > Feeding Your Platinum Child > Pisang Kaya Manfaat | Morinaga Platinum - The Platinum Generation starts here

  • LEARN
  • -
  • Article and tips

Send to Friends
Print

Pisang Kaya Manfaat

Pisang yang murah meriah ternyata memiliki berderet manfaat penting bagi kesehatan.

Hampir semua orang di belahan dunia mengenal buah pisang. Buah paling popular di dunia ini selain mudah dibudidayakan juga punya daya tahan cukup lama, sehingga bisa diekspor ke berbagai negara. Konsumsi buah pisang oleh manusia sendiri sudah berlangsung ribuan tahun. Bangsa India sudah rutin mengkonsumsi pisang sejak 500 sebelum Masehi.

Secara umum pisang memang dibedakan menjadi dua jenis yaitu pisang buah (banana) dan plantain. Pisang buah adalah pisang yang siap dikonsumsi seperti pisang Ambon, raja, mas dan Cavendish. Sementara plantain adalah jenis pisang yang harus diolah dulu seperti kapok, tanduk, kapas, dan uli. Pisang buah umumnya memiliki kandungan nutrisi lebih tinggi dibanding pisang olahan, sedangkan plantain memiliki kandungan pati lebih kaya.

Pisang adalah salah satu buah dengan harga yang terjangkau oleh semua kalangan. Jadi tak ada alasan untuk tidak memberikan pisang kepada si kecil. Meski harga pisang terjangkau di kantong, kandungan gizinya terbilang komplit. Kandungan buah pisang bejibun mulai dari mineral, vitamin, karbohidrat, serat, protein, lemak, dan lain-lain, sehingga apabila orang hanya mengonsumsi buah pisang saja, sudah tercukupi secara minimal gizinya.



###

Secara umum, kandungan gizi yang terdapat dalam 100 gram pisang adalah sebagai berikut: kalori 90 kalori, protein 1,09 gram, lemak 0,33 gram, karbohidrat 22,8 gram, serat 2,6 gram, kalsium 5 mg, fosfor 22 mg, besi 0,2 mg, potassium 358 mg, dan Vitamin C 8,7 mg.

Pisang sangat cocok diberikan kepada si kecil ketika sedang banyak beraktivitas, karena pisang adalah sumber energi instan yang bisa memasok kebutuhan tenaga dengan cepat. Oleh karena itu, para atlet selalu menyediakan pisang di sela latihan mereka. Nilai energi pisang pun cukup tinggi. Dalam 100 gram, terdapat sekitar 136 kalori. Angka ini dua kali lebih besar dibanding apel yang hanya mengandung 54 kalori.

Pisang bisa diandalkan juga untuk memberi asupan gizi ke dalam otak. Selain aktivitas fisik, pisang sangat cocok dijadikan makanan pendamping ketika si kecil sedang belajar. Pisang bisa memberikan pasokan glukosa yang dibutuhkan otak.Gula pisang merupakan gula buah yang terdiri dari fruktosa dengan indeks glikemik—indeks untuk mengukur efek makanan terhadap konsentrasi gula darah—lebih rendah dibanding glukosa. Energi pun bisa tersimpan lebih efektif, karena proses metabolismenya lebih lambat.



###

Pisang juga mengandung vitamin B6 cukup tinggi yaitu 0,5 mg dalam setiap 100 gram. Vitamin B6 ini berfungsi sebagai koenzim untuk beberapa reaksi metabolisme dan berperan dalam sintesis protein, khususnya serotonin. Serotonin diyakini bisa berperan aktif sebagai neurotransmitter yang bisa memperlancar fungsi otak. Tak perlu pusing memilih makanan pendamping ketika si kecil belajar kan?

Pisang juga bisa menjadi solusi bagi perut atau usus yang bermasalah. Pisang yang dicampur susu cair dapat dihidangkan untuk pasien sakit perut dan kolik untuk menetralkan keasaman lambung. Makanya ketika si kecil diare, pasti dokter akan menyarankan kita untuk memberinya pisang. Meskipun murah meriah, pisang bisa dijadikan buah andalan setiap hari. Nah, makan pisang yuk!

Related Article

Indeks Back to Top