Asupan nutrisi yang tepat dan berimbang menjadi kunci pertumbuhan fisik dan kecerdasan si kecil.
Usia nol sampai lima tahun adalah masa pertumbuhan maksimal anak. Masa ini tidak hanya menjadi tonggak yang penting bagi pertumbuhan fisik, tapi juga otak dan emosional anak. Agar pertumbuhan fisik dan otak anak bisa maksimal diperlukan asupan gizi yang baik dan berimbang.
Seperti halnya dengan makanan orangtua, konsep empat sehat lima sempurna juga memadai dan ideal bagi anak-anak. Dan ingat, makanan bergizi baik tidak selalu berharga mahal. Makanan-makanan dengan harga terjangkau pun menjadi sumber gizi memadai bagi anak-anak.
Telor, tahu, tempe, bayam, pepaya, pisang, jeruk, nasi, jagung adalah beberapa contoh sumber gizi bagi anak yang banyak tersedia di Indonesia dan harganya tidak mahal. Dari pola makan empat sehat lima sempurna tersebut semua gizi bisa didapat. Karbohidrat, lemak, protein, vitamin, mineral, serat, dan air adalah kandungan yang tersedia dalam makanan empat sehat lima sempurna yang dibutuhkan oleh tubuh.
###
Karbohidrat ibarat bahan bakar bagi si kecil. Beras, jagung, dan sagu adalah contoh makanan yang berguna sebgai sumber energi ini. Meskipun umumnya orang Indonesia mengkonsumsi beras setiap harinya, sekali-kali beri variasi pada si kecil untuk berkenalan dengan sumber karbohidrat lain seperti jagung, singkong, hingga makanan berbahan gandum. Hal ini berguna agar buah hati kita tidak tergantung pada satu jenis sumber karbohidrat.
Untuk sayur, lauk dan buah pun biasakan memberikan variasi pada anak. Sebab, jika anak terlanjur menyukai satu jenis makanan dan tidak mau yang lain akan repot juga. Misalnya karena terbiasa diberi jeruk, anak tidak mau buah lain. Hal ini kerap terjadi pada anak-anak dan bisa terbawa sampai dewasa. Berikan juga susu secara teratur pada si kecil. Susu kaya akan kalsium dan vitamin yang diperlukan anak.
Kecukupan gizi anak sebenarnya ada ukurannya. Misalnya saja anak dengan berat badan 15 kg dan tinggi 95 cm memerlukan sekitar 1.500 kalori. Untuk mengetahui ukuran kalori yang dibutuhkan si kecil berdasar umur, berat dan tinggi badan, sebaiknya Anda berkonsultasi pada dokter anak atau ahli gizi. Hal ini bertujuan agar buah hati kita tidak kekurangan gizi, tapi juga tidak kelebihan gizi. Meski gizi sangat dibutuhkan, kelebihan gizi pun tidak baik. Contohnya adalah obesitas pada anak karena kelebihan kalori.
###
Pada masa kanak-kanak ini biasanya orangtua juga sering mendapat ujian berat: anak tidak mau makan! Jika hal ini terjadi, sebaiknya ayah atau bundanya yang sedang menyuapi atau menunggui makan jangan marah-marah. Senjata marah-marah yang sering dipakai orangtua ini tidak akan efektif bagi anak-anak. Salah-salah si anak bukannya doyan makan malah makin ngambek dan tidak mau makan.
Berbekal makanan sehat dan gizi yang tepat anak Anda akan tumbuh menjadi pribadi yang hebat. Sebagai orangtua, Anda pun pasti akan senang memiliki anak yang sehat, cerdas dan selalu riang.