Ada sejumlah pertanyaan yang dapat membantu Anda untuk menentukan kembali bekerja atau tinggal di rumah.
Menentukan pilihan untuk tinggal di rumah atau tetap bekerja adalah proses sulit yang harus dihadapi ibu pascamelahirkan.
Bahkan, para ahli pengasuhan anak juga berbeda pendapat soal ini.
Sebagian berpandangan bayi akan aman-aman saja dalam pengasuhan orang lain dan mungkin mendapatkan manfaat jika ibunya bekerja.
Sebagian lain berpendapat anak akan mengalami gangguan jika orang tuanya bekerja dan menganjurkan agar salah satu (biasanya ibu) tinggal di rumah minimal paruh waktu sampai bayi berusia tiga tahun.
Ada beberapa pertanyaan yang dapat membantu Anda menjatuhan pilihan untuk kembali bekerja atau menjadi ibu rumah tangga.
Apakah prioritas Anda? Pertimbangkan dengan teliti prioritas hidup Anda dan tuliskan menurut urutan teratas. Peran mana yang lebih cocok dengan kepribadian Anda?
Mungkin Anda merasa menjadi pribadi yang utuh saat merawat anak atau malah tegang dan tidak sabar saat di rumah.
###
Apakah Anda merasa tenang meninggalkan si kecil dengan orang lain?Apakah Anda merasa tenang anak Anda diasuh oleh orang lain?
Bagaimanan perasaan Anda jika tidak bisa menyaksikan tahap-tahap perkembangan bayi?
Apakah Anda siap mendengar cerita perkembangan si kecil dari orang lain?
Seberapa besar tenaga Anda?Apakah Anda punya energi fisik dan emosional untuk mempersiapkan bayi, bekerja penuh, pulang ke rumah dan memenuhi tuntutan bayi dan suami?
Tanyakan pula seberapa sulit pekerjaan Anda dan bayi Anda?
Apakah suami dan sumber lain mendukung Anda kembali bekerja?
Bagaimana keuangan Anda? Seberapa fleksibel pekerjaan Anda?
Apakah tidak kembali bekerja akan mempengaruhi perkembangan karier Anda?
Apakah ada posisi yang bisa disesuaikan?