06 August 2009
Beda Psikolog dan Psikiater
Selama ini, ternyata banyak loh yang kurang tahu bahwa psikolog beda dengan psikiater. Sebagian orang menganggap dua profesi tersebut sama. Fungsinya, membantu orang-orang yang bermasalah dengan cara dan pendekatan yang sama saja. Padahal, sebenarnya kedua hal tersebut memiliki cara dan penanganan yang berbeda.
Nah, untuk itu, kali ini dalam catatan blog saya, akan saya bahas sedikit hal tentang perbedaan mendasar apa yang disebut psikolog dan bedanya dengan psikiater.
Seorang psikolog pada dasarnya adalah ahli yang menangani orang-orang dengan gangguan perilaku. Namun, gangguan ini bukan merupakan gangguan syaraf atau otak. Jadi, dalam hal ini, psikolog tidak memberikan obat-obatan tertentu pada orang yang mengalami masalah dengan perilakunya.
Masalah-masalah yang ditangani para psikolog biasanya seperti bagaimana mengatasi stres kerja, melakukan training kerja sama, mengatasi masalah pernikahan. Sedangkan khusus untuk ibu-ibu pembaca MorinagaPlatinum.com, biasanya psikolog seperti saya akan menangani masalah seperti bagaimana mengoptimalkan perkembangan anak.
Berbeda dengan psikolog, meski sama-sama ahli menangani masalah perilaku manusia, tapi seorang psikiater mengatasi gangguan yang didasari masalah organik seperti brain damage sehingga dibutuhkan obat-obatan untuk menanganinya. Obat-obatan yang diberikan biasanya seperti schizophrein.
Nah, dalam hal ini, jika orang yang diobati oleh psikiater sudah mau sembuh dan merasa tak perlu bantuan obat-obatan lagi, peran psikolog baru bisa dimaksimalkan.
Semoga, dengan tulisan ringan ini, ibu-ibu bisa makin mendapatkan informasi yang jelas seputar dunia psikologi ini. Dan tentunya, jika menghadapi masalah pada anak, segera tahu harus pergi ke mana ya…
Semoga bermanfaat ya Bu….
Posted by
Dita Mediasari S.psi
in 01:13:50